Kuliner Surabaya

Ini Alasan Rujak Cingur Bu Mella Yang Viral Seharga Rp 60 Ribu

Penjual rujak cingur viral di kawasan Jalan Raya Wiguna Timur Surabaya, Bu Mella mengungkap alasannya menjual rujak cingur miliknya seharga Rp 60 rib

Ini Alasan Rujak Cingur Bu Mella Yang Viral Seharga Rp 60 Ribu
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Sempat ditutup sementara, rujak cingur Rp 60 ribu milik Bu Mella kini buka kembali, Rabu (12/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penjual rujak cingur viral di kawasan Jalan Raya Wiguna Timur Surabaya, Bu Mella mengungkap alasannya menjual rujak cingur miliknya seharga Rp 60 ribu.

Wanita bernama Marmilla itu mengatakan racikan rujak cingur miliknya berbeda dengan rujak-rujak lainnya.

Harga yang dipatok Rp 60 ribu itu dianggapnya wajar untuk satu porsi rujak full cingur.

"Banyak yang jualan rujak cingur tapi ini beda, full cingur," kata wanita yang akrab disapa Mella.

Mella mengaku tidak pelit meracik bumbu maupun bahan pelengkap rujak cingurnya.

"Saya kalau jualan rujak ndak eman sama bumbu, sama cingur. Ndak eman, banyak," katanya.

Rujak racikan Mella berbumbu dua jenis petis yang menurutnya menambah nikmat.

Sempat Tutup, Rujak Cingur Rp 60 Ribu Bu Mella Buka Kembali di Lokasi Berbeda, Harganya Tetap Sama

Kasus Mutilasi Guru Honorer Masih Berkembang, Hasil Rekonstruksi Ungkap 1 Calon Tersangka Baru

Aurel Hermansyah Tampil Simpel saat Jalan-jalan Bareng Asisten, Pakai Tas Mungil Seharga Rp 27 Juta

"Ada dua petis, petis udang dan petis hitam Madura. Selera pedas sesuai permintaan, bisa sampai belasan cabai," kata Mella.

Rujak seharga Rp 60 ribu itu lengkap dengan tahu, tempe, sayur dan pilihan buah seperti mangga dan belimbing.

Setiap hari, Mella menyiapkan sebanyak 30-40 kilogram cingur sapi untuk pelengkap rujaknya.

Selain rujak cingur viral seharga Rp 60 ribu, rujak buah dan rujak manis juga dijual dengan harga yang sama.

Setelah membuka lapanya swkitar pukul 12.00 WIB, Mella tidak berhenti melayani pembeli yang sudah mengantre di depan lapak rujak cingur miliknya.

"Bisanya tutup maghrib, kadang belum maghrib habis," katanya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved