Terpeleset, Warga Madiun ini Tewas di Telaga Pasir Sarangan

Dodik Supriyo (41Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa,

Terpeleset, Warga Madiun ini Tewas di Telaga Pasir Sarangan
Ilustrasi Tenggelam

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Dodik Supriyo (41Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, setelah terpeleset dan terjebur di Telaga Pasir Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Mageyan, Kamis (13/6) sekitar pukul 17.25 WIB.

"Korban tadinya berniat mau cuci tangan di Telaga Pasir Sarangan. Tapi mungkin kurang hati-hati, korban terpeleset dan langsung tenggelam," kata Rizal (17) saksi mata sekaligus keluarganya yang bersama sama korban berwisata ke Telaga Sagangan, Kamis (13/6).

Menurut Rizal, saat korban terpeleset masuk ke air telaga Sarangan, langsung tenggelam dan tidak muncul muncul lagi. Sebenarnya warga sekitar termasuk sejumlah tukang perahu boat berusaha mencari dengan menyelam didasar telaga. Tapi nihil, jasad korban belum ditemukan.

"Korban tidak bisa berenang, sedang keluarga yang tahu korban tenggelam hanya berteriak-teriak, yang kemudian sejumlah warga langsung menyusul dengan menyelam di telaga, tapi semua tidak menemukan," jelas Rizal kepada Tribunjatim.com.

Hal ini dibenarkan Khatirotul Maftukhatin Laila (27Th) warga Desa Tawangrejo RT02/RW04, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, saksi sekaligus satu rombongan dengan korban.

Diduga Lakukan Penghinaan Terhadap Kiai NU, Banser Naik Pitam Pasca Kawal Sidang Gus Nur

BPN Prabowo-Sandi Minta MK Berhentikan Komisioner KPU, Ketua KPU RI Beri Tanggapan: Sah-Sah Saja

Dilaporkan Atas Tuduhan Lakukan Pelecehan Seksual, Advokat Surabaya Ini Bantah Korban Alami Syok

"Saat korban jatuh. Teman-teman yang satu rombongan ini tahu, tapi nggak berani menolong. Kemudian bapak bapak pemilik perahu, beberapa diantaaranya menjebur ke telaga Sarangan, namun kemudian satu per satu penyelam telaga itu bermunculan, tanpa hasil," kata Khatirotul, di kamar jenazah kepada Tribunjatim.com.

Hampir satu jam jasad korban yang tenggelam di dasar Telaga Pasir Sarangan itu berhasil.ditemukan oleh anggota TRC PB BPBD Kabupaten Magetan, dalam keadaan tidak bernyawa.

Jenazah korban langsung di bawa ke RSUD dr Sayidiman, setelah sebelumnya mampir ke Puskesmas Plaosan, Kabupaten Magetan itu sudah dalam kondisi kaku.

Sebenarnya, tempat wisata Telaga Sarangan, sejak beberapa waktu.lalu permah diusulkan diberikan Pos SAR di pinggir Telaga Pasir Sarangan. Namun sampai hari ini Pos SAR yang diusulkan warga Sarangan untuk menjaga keamanan wisatawan dan warga setempat, tidak pernah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Magetan.

"Intinya, telaga Sarangan tidak aman, karena tidak ada Pos SAR sebagai pelengkap standar fasilitas wisata air. Dan seakan akan, pengelola tempat wisata itu hanya mengekploitasi perolehan restribusi masuknya saja," kata salah satu awak perahu boat Sarangan kepada Surya, Kamis (13/6). ( Doni Prasetyo/Tribunjatim)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved