Ramai Soal Kadindik Jatim, Eks Sekdaprov Sebut Para Kandidat Harus Penuhi Kriteria Ini
Sebab, teka-teki siapa yang bakal menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, pasca purna tugasnya Saiful Rahman mulai menemui titik terang.
Penulis: Januar AS | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim menjadi pembicaraan hangat belakangan ini.
Sebab, teka-teki siapa yang bakal menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jatim, pasca purna tugasnya Saiful Rahman mulai menemui titik terang.
Rasiyo, mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim menyebut kualifikasi pejabat yang pantas menduduki jabatan tersebut.
Salah satunya, pejabat yang bersangkutan mempunyai kapabilitas dan keahlian di dunia pendidikan.
• Kominfo Jatim Sebut Pemasangan CCTV di Atas Kali Efektif Tingkatkan Kesadaran Warga Soal Lingkungan
• Koalisi PKB & PPP dan Partai Religius Lain, Bisa Munculkan Figur Kuat Maju di Pilwali Surabaya 2020
• Hanya Dapat 1 Kursi, PPP Lebih Pilih Cari Koalisi Daripada Cari Figur di Pilwali Surabaya 2020
Setidaknya mereka sudah punya pengalaman menangani dunia pendidikan.
"Tidak boleh sembarangan, haruslah orang yang tepat, ya yang lama berkecimpung di dunia pendidikan dan mengerti dunia pendidikan, baik di tataran managerial maupun di lapangan," kata Rasiyo ketika ditemui, Minggu (23/6/2019).
Rasiyo tidak menampik bahwa ada beberapa nama yang beredar dalam bursa pemilihan Kadindik Jatim.
Ardo Sahak, misalnya.
Dia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang pendidikan menengah pertama dan menengah atas Dindik Jatim dan telah mengabdi di Dindik Jatim selama 23 tahun.
Kemudian ada Hudiono Kabiro Kessos. Nama lain yang disebut Rasiyo adalah Gatot Gunarso (Kepala Bakorwil I Madiun) yang juga orang Dindik dan pernah menjabat sebagai salah satu kepala bidang di Dindik Jatim.
"Menurut saya tiga orang itu. Namun, kalau Pak Gatot tidak mungkin karena beberapa bulan lagi pensiun. Tinggal Pak Ardo dan Hudiono. Saya kenal mereka baik, keduanya anak-anak saya dulu," lanjut mantan Kadindik Jatim ini.
Diketahui bahwa ketika Rasiyo menjabat sebagai Kadindik Jatim, Ardo Sahak menjabat sebagai kepala salah satu bidang dengan Hudiono sebagai kepala seksinya.
Dengan demikian, kedua calon tersebut sudah sama-sama tahu pola kerja masing-masing karena dulunya mereka satu tim di Dindik Jatim.
Dikatakan Rasiyo, selain melihat latar belakang dan kompetensi calon.
Pemilihan orang yang tepat sebagai Kadindik Jatim juga harus mempertimbangkan aturan yang berlaku.