Mahfud MD Tanggapi Soal Dalil Tak Beralasan Menurut Hukum dalam Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019

Terkait dalil yang tak beralasan menurut hukum dalam sidang putusan MK, Mahfud MD bereaksi

Mahfud MD Tanggapi Soal Dalil Tak Beralasan Menurut Hukum dalam Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019
Tayangan Youtube TVONE
Mahfud MD saat menjadi narasumber di Kabar Petang TVone, Kamis (27/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menanggapi putusan Hakim MK yang menolak seluruh dalil permohonan pihak 02 Prabowo-Sandiaga Uno di sidang putusan sengketa Pilpres 2019.

Tanggapan Mahfud MD ini disampaikan langsung saat menjadi narasumber di program acara Kabar Petang TV One, Kamis (27/6/2019).

Berawal dari pembawa acara yang mempertanyakan perspektif Mahfud MD soal akan ditolaknya dalil permohonan pihak 02.

Prediksi Mahfud MD Soal Bunyi Putusan Akhir Para Hakim MK, Sebut 99 Persen Permohonan Bakal Diterima

Dijelaskan oleh Mahfud MD, seluruh gugatan pemohon yakni kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditolak dengan pernyataan 'tidak beralasan menurut hukum'.

"Kesimpulan pertama yang saya ambil MK kali ini mengadili bukan hanya kuantitatif tetapi juga kualitatif. Ternyata, kecurangan yang (TSM) Terstruktur, Sistematis dan Masif diadili juga," jelas Mahfud MD.

Kemudian pembawa acara menanyakan soal pandangan masyarakat yang meragukan keseriusan pihak 02 dalam mengajukan dalil permohonan, sedangkan data dan bukti dasar tidak dapat dipenuhi oleh Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga.

Yusril Ihza Mahendra Tercengang dengan Bukti Kontainer Kubu 02: Itu Kotak Plastik untuk Cucian

Mendengar pertanyaan tersebut, Mahfud MD akhirnya menanggapi hal itu bisa dinilai dari dua segi.

"Memang iya, saya bisa jawab dari dua segi, kalau bagi hakim itu tidak peduli masyarakat mau menilai apa. Hakim hanya bertugas mengatakan ini terbukti apa tidak, ternyata tidak terbukti," papar Mahfud MD menjelaskan alasan pertama.

"Nah di masyarakat bisa timbul macam-macam, 'masa begitu tidak terbukti?' Itu kan terserah saja," tambahnya.

Namun, setiap paslon sejatinya ingin menegakkan keadilan dengan melihat perolehan suara pihak pemohon Prabowo-Sandi yakni 44 persen, sedangkan pihak terkait yaitu kubu 01 Joko Widodo-Maruf Amin peroleh 56 persen.

Andre Rosiade Janjikan Berjuang di DPR Setelah Putusan MK, Yusril Berharap Putusan MK Akhiri Konflik

Halaman
12
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved