Berikut Daftar Jamu dan Obat Tradisional Ilegal yang Marak Beredar di Tulungagung, Waspadai!

Dinas Kesehatan menyisir sarana distribusi sediaan farmasi apotek, toko obat dan kedai jamu di 5 kecamatan di Tulungagung.

Berikut Daftar Jamu dan Obat Tradisional Ilegal yang Marak Beredar di Tulungagung, Waspadai!
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Tim Dinas Kesehatan Tulungagung saat melakukan pengawasan toko obat. 

TRIBUNJATIM.COM TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan menyisir sarana distribusi sediaan farmasi apotek, toko obat dan kedai jamu di 5 kecamatan di Tulungagung.

Hasilnya ditemukan 10 jamu dan obat tradisional ilegal, karena tidak punya izin edar.

Lima kecamatan yang dilakukan penyisiran adalah di Kecamatan Tulungagung, Ngunut, Rejotangan, Sendang dan Besuki.

Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Tulungagung, Masduki mengungkapkan, semua obat tradisional yang ditemukan mencantumkan izin edar fiktif.

Beredar Foto Galih Ginanjar Bareng Barisan Kuasa Hukum, Pengacara Fairuz Tulis Caption 1 Lawan 100

Produk tersebut adalah Xian Tong produk Wariasan Jaya, Wan Tong produk Herbalinsdo SM, Buah Naga produk SM Jaya, Montalin produk Air Madu dan Okura produk Herbalinsdo SM.

Kemudian disusul Gulin (Gusi Linu )produk PJ Rusa Emas, Sakit Gigi produk Tunggal Jaya, Sakit Gigi Pak Tani produk Andy Jaya, Asam Urat Pegal Linu pruduk Bunga Matahari dan Brastomolo Kecetit produk Sumber Waras.

Atas temuan itu, Dinas Kesehatan memberikan pembinaan dan peringatan kepada toko yang menjual obat tradisional atau jamu tersebut.

“Kami sampaikan dampak buruk atau resiko kesehatan juga ancaman pidananya juga berat,” ucap Masduki, Rabu (3/7/2019).

Kasus Pencabulan Sesama Jenis oleh Gay Tulungagung, Polda Jatim Periksa Kondisi Kejiwaan Pelaku

Masih menurut Masduki, jamu adalah salah satu warisan budaya Nusantara.

Penggunaan obat tradisional di Indonesia sudah berlangsung berabad-abad lamanya, jauh sebelum obat modern ditemukan dan dipasarkan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved