Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kisah Dramatis Pendaki Gunung Semeru-Arjuno Saat Tersesat Berhari-hari, Ada yang Tidur Beralas Daun

Kasus pendaki gunung yang hilang tak hanya sekali terjadi. Beberapa kasus pencarian pendaki gunung yang hilang pun menemui hasil bermacam-macam.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Januar
KOMPAS.COM / VITORIO MANTALEAN
ILUSTRASI - Seorang pendaki dan kerumunan warna-warni tenda di tepi Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Jawa Timur. 

Kondisi kedua pendaki dikatakan lemah.

Tak hanya itu, keduanya juga menderita luka lecet karena melewati semak belukar.

Pendaki Meninggal di Gunung Semeru, Jenazah Dibawa Pulang ke Yogyakarta Seusai Visum di Lumajang

Tribun Jambi melaporkan, awalnya kedua pendaki itu berencana berfoto di Danau Kaco yang berada di dalam taman nasional tersebut.

Namun, saat sampai di sungai Manjuto, mereka salah jalur hingga tersesat.

Selama berada di hutan, Yusril mengaku memakan daun pakis dan meminum air dari sungai untuk bertahan hidup.

Saat bertahan hidup di dalam hutan, Yusril sempat bermimpi banyak warga yang mencarinya, dan ditolong oleh seseorang.

"Setiap hari kami berjalan mencari jalan pulang, kalau sore sekitar pukul 17.00 wib, baru mengambil daun untuk alas tidur," kisah Yusril.

Walau hanya makan pucuk pakis, Yusril mengaku dirinya tidak merasa lapar dan capek.

"Tangan saya luka-luka kena duri, tapi tidak terasa sakit," tambahnya, sambil melihatkan bekas luka di tangan Kini, keduanya telah berkumpul kembali dengan keluarganya.

Detik-detik Penyelamatan Pendaki di Gunung Buthak, Alami Kelaparan hingga Lewati Jalan Berlumpur

2. Pendaki Gunung Semeru

Supyadi (26) dan Zirli Gita Ayu Savitri (16) dua pendaki Gunung Semeru asal Kabupaten Cirebon dilaporkan hilang pada Jumat (20/5/2016).

Pada Selasa (25/5/2016), keduanya ditemukan dalam kondisi lemah di kawasan air terjun Boto, Tawonsongo, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang.

Dilansir dari SuryaMalang (grup TribunJatim.com), Supyadi dan Zirli mendaki Semeru dari jalur pendakian Ranupani menuju Ranu Kumbolo bersama empat pendaki lain, yakni Sukron (ketua rombongan), Ahmad Khaerudin, Lindianasari, dan Rizatul Rizki, Senin (17/5/2016).

Sehari setelah keberangkatan itu, rombongan menuju ke Kalimati.

Sementara pada Kamis 19 Mei 2016, rombongan berangkat dari Kalimati menuju Puncak Semeru, Mahameru.

Kisah Pendaki Terjebak di Gunung Butak Malang, Logistik Menipis dan Penerangan Minim di Tengah Malam

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved