Satreskrim Ringkus Komplotan Begal dan Penadah di Wilayah Pasuruan, Dibekuk di Jalan

Satreskrim Polres Pasuruan kembali menangkap bandit jalanan alias begal yang kerap berkeliaran di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Satreskrim Ringkus Komplotan Begal dan Penadah di Wilayah Pasuruan, Dibekuk di Jalan
(Surya/Galih Lintartika)
BELUM TUNTAS : Pelan tapi pasti, Satreskrim Polres Pasuruan terus menangkap komplotan begal dan penadah barang curian. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan kembali menangkap bandit jalanan alias begal yang kerap berkeliaran di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Tak hanya itu, dalam penangkapan dalam dua hari terakhir, Korps Bhayangkara juga meringkus para penadah sepeda motor hasil pencurian. Tak tanggung - tanggung, empat penadah motor hasil kejahatan diringkus.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara menjelaskan, keempat pelaku ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda.

"Ada yang kami tangkap di jalan dan juga di rumah tersangka," kata Dewa, sapaan akran Kasatreskrim Polres Pasuruan saat press release, Kamis (4/7/19) siang.

Keempat penadah motor hasil kejahatan itu diantaranya adalah Khoirul Bazar (33) warga Dusun Jambangan, Desa Ketangirejo, Kecamatan Kejayan, Mansur (52) warga Kelurahan Blandongan Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

Tersangka ketiga adalah Kholikin (50) Dusun Klobuk kulon, Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan dan Kodir (42) Desa Kedung Pengaron Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

"Tersangka diancam pasal 480 KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat dengan ancaman 4 tahun penjara," imbuh Kasatreskrim polres Pasuruan kepada Tribunjatim.com.

Pelaku Curanmor Mati Ditembak Ternyata Gabung Komplotan Begal Surabaya, Polisi Masih Buru 1 DPO

Daftar 20 Negara dengan Polusi Udara Tertinggi di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Ashanty Digugat Rp 9,4 Miliar Karena Tak Bayar Pajak, Anang Hermansyah: Kita Hadapi!

Menurutnya, keempat penadah ini diduga kuat sering terlibat dalam kasus pembelian barang pencurian. Ia menjelaskan, pihaknya juga masih mendalami pelarian barang bukti ini.

"Apa digunakan sendiri atau dijual kembali, atau bagaimana. Kami masih kembangkan," paparnya.

Dalam kasus ini Satreskrim polres Pasuruan juga berhasil mengamankan dua orang pelaku curas dan curat. Kedua tersangka masih dikembangkan, karena terindikasi terlibat dalam banyak kasus di Pasuruan. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved