PPP Pasuruan Gelar Muscab X, Targetkan Kebangkitan dan Sapu Bersih Dapil
Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan digelar di Hotel Ascent, Minggu (3/5/2026).
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Muscab X PPP Pasuruan fokus pada konsolidasi dan kebangkitan partai.
- Tujuh formatur dipilih secara aklamasi untuk menyusun kepengurusan baru.
- PPP menargetkan mampu mengisi seluruh kursi di setiap dapil.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan menjadi momentum konsolidasi internal untuk menatap agenda politik ke depan.
Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan digelar di Hotel Ascent, Minggu (3/5/2026).
Forum ini menjadi titik awal konsolidasi internal partai untuk menatap agenda politik ke depan dengan target mengembalikan kejayaan PPP.
Ketua DPW PPP Jawa Timur Arif Winarko, yang hadir membuka kegiatan, menegaskan pentingnya soliditas organisasi dari tingkat bawah hingga atas.
Baca juga: Mekanisme Formatur Muscab, Menantu Mantan Bupati Berpeluang Pimpin PPP Jombang
Tekankan Demokrasi Internal dan Peran PAC
Menurutnya, kekuatan partai hanya bisa dibangun melalui konsolidasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Melalui muscab ini, kita perkuat konsolidasi. PPP harus kembali bangkit dan merebut kejayaan, termasuk mengisi kursi di setiap daerah pemilihan,” ujarnya.
Arif menekankan, PPP dikenal sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam setiap proses internal.
Penentuan kepengurusan, kata dia, dilakukan melalui mekanisme dari bawah atau bottom-up, dengan melibatkan pengurus tingkat PAC.
“PAC diberi kewenangan untuk menentukan figur yang akan memimpin. Ini menunjukkan PPP adalah partai yang demokratis dan terbuka,” jelasnya.
Baca juga: Mukaffi Makki Mengundurkan Diri dari Posisi Ketua DPC PBB Tuban, Pilih Berlabuh ke PPP
Jaga Akar Historis: Ulama dan Pesantren
Ia juga mengingatkan, PPP memiliki akar historis yang kuat sebagai partai berbasis ulama.
Karena itu, kedekatan dengan pesantren dan kalangan santri harus terus dijaga dan diperkuat.
“PPP adalah warisan ulama. Jangan pernah melupakan pesantren dan santri. Dari sanalah kekuatan kita tumbuh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arif mendorong pengurus yang terpilih nantinya untuk aktif turun ke masyarakat.
Ia menilai, pendekatan langsung menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai.
| Aksi Respek Persebaya, Tunjukkan Sportivitas Saat PSBS Biak Terdegradasi |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Senin 4 Mei 2026, Mayoritas Daerah Terik dan Berawan |
|
|---|
| Dispora dan Pramuka Trenggalek Kolaborasi Kembangkan Potensi Pemuda, Cetak Generasi Unggul |
|
|---|
| Sampai Kapan Puncak Suhu Panas? ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Pergi Cari Ikan Saat Hujan, Lansia di Malang Ditemukan Tewas Mengambang di Sumber Luluh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ppp-jatim-bersama-bupati-pasuruan.jpg)