Pimpinan BPWS Dijabat Plt, Sekretaris: Di Satu Sisi Kami Harus Berjalan Cepat

Komisi V DPR RI mendatangi Kantor Badan Pelaksana (BP) Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) di Jalan Tambak Wedi Surabaya

Pimpinan BPWS Dijabat Plt, Sekretaris: Di Satu Sisi Kami Harus Berjalan Cepat
Ahmad Faisol/Surya
Rombongan Komisi V DPR RI menggelar Kunker Spesifik, Evaluasi BP-BPWS terkait Pengelolaan Kawasan Suramadu ke Kantor Badan Pelaksana (BP) Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) di Jalan Tambak Wedi Surabaya, Kamis (11/72019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Rombongan Komisi V DPR RI mendatangi Kantor Badan Pelaksana (BP) Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) di Jalan Tambak Wedi Surabaya, Kamis (11/72019).

Kedatangan para Legislator Senayan itu dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik, Evaluasi BP-BPWS terkait Pengelolaan Kawasan Suramadu.

Anggota Komisi V Fraksi PDI Perjuangan, Hengky Kurniawan mengungkapkan, percepatan proses pengembangan di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) harus segera dirasakan masyarakat tanpa menghilangkan identitas budaya masyarakat Madura.

"Batik, bebek olahan, dan salak Madura begitu terkenal dan mudah dipasarkan. Bagaimana upaya menarik warga Surabaya agar berbelanja di Madura? Itu tugas yang realita," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

BPWS dibentuk pada 2008 sebagai upaya melakukan berbagai stimulasi dan fasilitasi guna meningkatkan perekonomian dan kesajahteraan masyarakat.

Sebagai lembaga yang bersifat adhoc, BPWS merupakan pemegang otorita pengembangan lahan seluas 600 hektare di KKJSM dan 600 hektare Kawasan Khusus Madura (KKM).

Kunker Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Pertanyakan Kerja BPWS

Legenda Motor Benelli Hadir di Sidoarjo, Motor Khas Itali Jaman Kuno

Daftar Tokoh yang Ikut Tahlilan 40 Hari Ani Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri Tak Hadir

KKJSM meliputi kawasan industri dan pergudangan seluas 320 hektare, pariwisata seluas 21 hektare, Central Business District (CBD) seluas 52,6 hektare, dan pemukiman seluas 115,4 hektare, dan fasilitaa umum (rest area) seluas 67,7 hektare.

Sedangkan KKM meliputi kawasan industri dan pergudangan seluas 201 hektare, pergudangan seluas 161 hektare, perdagangan dan jasa seluas 78 hektare, dan kawasan permukiman seluas 159 hektare.

KKJSM dibangun sebagai pintu gerbang dan kawasan pusat pertumbuhan Pulau Madura. Sementara KKM sebagai kawasan industri dan pergudangan untuk mendukung pelabuhan peti kemas berskala internasional Tanjung Bulupandan di Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan.

Dari lahan seluas 600 hektare di KKJSM, BPWS telah membebaskan lahan seluas 40 hektare, 10 hektare di antaranya telah dibangun sekitar 150 kios Rest Area untuk menampung PKL Suramadu.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved