Karang Taruna di Gresik Manfaatkan Bekas Kaleng Cat Menjadi Meja Kursi Minimalis, Catat Harganya

Kreativitas karang taruna Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik membuat bekas kaleng cat menjadi meja kursi minimalis. Daur ulang itu memanfaatkan

Karang Taruna di Gresik Manfaatkan Bekas Kaleng Cat Menjadi Meja Kursi Minimalis, Catat Harganya
sugiyono/surya
Lurah Sidokumpul bersama anggota Karang Taruna mencoba meja kursi dari bekas kaleng cat, Senin (15/7/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kreativitas karang taruna Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik membuat bekas kaleng cat menjadi meja kursi minimalis. Daur ulang itu memanfaatkan sampah yang tidak terpakai.

Pembuatan meja kursi dari kaleng cat itu bekerja sama dengan ibu-ibu PKK yang mengumpulkan sampah melalui bank sampah setiap sepekan sekali. Kudian, dipilah-pilah mana yang bisa didaur ulang dan yang dijual ke pengepul.

"Karena barang-barang bekas kaleng cat ini tidak terpakai lagi. Kemudian dibuat menjadi kursi dengan dikreasi dengan cat warna warni," kata Ketua Karang Taruna Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik Imam Wahyudi, Senin (15/7/2019).

Dari hasil karya keterampilan memanfaatkan barang bekas menjadi bermanfaat, Imam mengaku bisa mendapatkan pendapatan bagi anggota Karang Taruna dan kas organisasi, sehingga bisa menambah perekonomian keluarga.

Meja kursi dari kaleng cat tersebut dijual dengan harga terjangkau. Mulai Rp 500.000 satu set 4 kursi dan sebuah meja.

"Berawal dari barang bekas yang hanya Rp 15.000 sampai Rp 25.000. Setelah diinivasi, harganya menjadi mahal, bisa mencapai Rp 500.000 lebih," katanya kepada Tribunjatim.com.

Potret Leanna Leonardo yang Viral karena Foto Berpakaian Hakim, Mirip Artis Korea Shin Ye Eun!

Kenalkan Batik Pamekasan, Umbrella Girls di Road Race Bupati Cup Open Tournament 2019 Pakai Batik

7 Fakta Anggota DPR Ajak Putranya ke Mekkah Arab Saudi Naik Sepeda Motor, Emban Misi Penting

Karya inovasi pemanfaatan barang bekas tersebut baru berlangsung beberapa bulan, namun yang pesan sudah banyak orang.

"Kemarin Ibu Qosim, istri Pak Wakil Bupati Gresik susah saya kirim ke rumahnya. Kemudian Ibu Sambari, istri Pak Bupati juga akan meninjau langsung kesini," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara Lurah Sidokumpul Kecamatan Gresik Umaya mengatakan bahwa motivasi anak-anak muda terus dibina dan diarahkan agar tidak kegiatan yang kurang baik.

"Kita hanya melakukan pendampingan kepada anak-anak karang taruna, agar memanfaatkan barang bekas untuk menjadi barang yang bermanfaat," kata Umaya.

Lebih lanjut Umaya mengatakan bahwa, kaleng-kaleng cat bekas itu didapat dari bank sampah ibu-ibu PKK yang mengumpulkan dari sampah-sampah rumah tangga.

"Jadi selain mengurangi limbah, kita juga memanfaatkan barang sampah menjadi barang yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat," katanya. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved