Mayat Berselimut di Cemorosewu Magetan Adalah Korban Penculikan, Pria Timor Leste & Kuliah di Yogya

Mayat Berselimut di Cemorosewu Magetan Adalah Korban Penculikan, Pria Timor Leste & Kuliah di Yogya.

Mayat Berselimut di Cemorosewu Magetan Adalah Korban Penculikan, Pria Timor Leste & Kuliah di Yogya
SURYA/DONI PRASETYO
Mayat berselimut tergeletak di Jurang lereng Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (12/7) 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Dalam waktu 3 X 24 jam Polres Magetan berhasil mengungkap identitas mayat berselimut dan dibuang ke Jurang Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ditemukan dengan kondisi wajah dan badannya membusuk, sehingga sulit dikenali.

"Setelah kita melakukan penyelidikan, melibatkan jaringan di wilayah Jatim dan Jateng, Sabtu (13/7) malam, mendapat titik terang, ada korban penculikan yang dilaporkan 4 Juni 2019 lalu di Polda DI Yogyakarta," kata Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai kepada TribunJatim.com, Senin (16/7).

Sebagian Sembako Melambung, Beras dan Telur Stabil, Cabai Rawit di Magetan Rp 60 Ribu

Geger Temuan Mayat Berselimut di Jurang Cemorosewu Magetan, Ada Luka-luka, Diduga Korban Pembunuhan

Jasa Raharja Santuni Korban Tenggelam di Telaga Sarangan Magetan, Ini Jumlahnya

Dari situ tim bergerak, tambah Riffai, gabungan Polres Magetan dan Polda DI Yogyakarta, dengan mengidentifikasi ulang mayat berselimut yang ditemukan di Jurang Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

"Per hari ini, Senin (15/7) dokumen, barang bukti, dan mayat kita serahkan ke Polda untuk pengungkapkan lebih lanjuti, dan Alhandulillah setelah dilakukan otopsi, mayat, 99 persen identik atas nama Joao Bosco Baptista Colo Batan (21).

Dikatakan Kapolres Riffai, keberhasilan mengungkap identitas mayat itu selain berdasarkan keterangan saksi saksi dan orangtua angkat, juga dari sidik jari saat korban melakukan pembuatan paspor, identik dengan korban.

"Korban warga negara asing, Timor Leste, dan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta,"ujar Kapolres Riffai.

Ketika ditanyakan, korban dibunuh ditempat saat ditemukan di Cemorosewu, atau di tempat lain.

"Tugas kita melaporkan penemuan dan mengamankan barang bukti. Untuk pengungkapan kasusnya, dilakukan penyidik Polda DIY," kata Muhammad Riffai.

Menurut Riffai, tugas memperdalam kasus itu, kewenangan Polisi DIY, termasuk pengungkapan mengapa sampai jenazah dibawa ke Magetan dan pembunuhan itu terkait masalah apa.

"Pengungkapan pembunuhan dan masalahnya, dan mengapa dari Yogya dibawa ke Magetan. Itu kewenangan Polisi DIY,"kata Kapolres Magetan Riffai.

Seperti diberitakan, warga Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan di gegerkan penemuan mayat yang dibungkus selimut dan di buang ke jurang setenpat.

Diperkirakan, mayat berselimut itu sudah berada di jurang sekitar sepekan sebelum akhirnya di temukan warga setempat dengan kondisi sudah membusuk, sehingga wajahnya sulit dikenali.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved