Dua Chef APCA Akan Jadi Wakil Indonesia di Ajang Asian Pastry Cup 2020

Dua chef pastry dari Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia, akan tampil mewakili Indonesia di ajang Asian Pastry Cup di Singapura

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
sri handi lestari/surya
Chef Glenn N P Rotinsulu dan Chef Christian Dewabrata S, yang baru saja menjuarai ajang Indonesia Pastry Cup 2019 dan menjadi wakil Indonesia di ajang tingkat Asia pada April 2020 mendatang. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua chef pastry dari Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia, akan tampil mewakili Indonesia di ajang Asian Pastry Cup di Singapura pada April 2020 mendatang.

Keduanya adalah Chef Glenn N P Rotinsulu dan Chef Christian Dewabrata S, yang baru saja menjuarai ajang Indonesia Pastry Cup 2019 pada Minggu (14/7/ 2019 ) lalu.

"Indonesia Pastry Cup 2019 merupakan ajang seleksi untuk mewakili Indonesia di ajang serupa di tingkat Asia. Dan kami siap untuk memberikan yang terbaik," kata chef Christian, Selasa (16/7/2019).

Chef Glen menambahkan, dirinya juga mengaku merasa bangga dapat mewakili Indonesia di ajang Asian Pastry Cup pada April 2020 di Singapura.

"Dalam sisa waktu kurang lebih delapan bulan ini kami akan terus berlatih meningkatkan skill agar dapat memberikan yang terbaik dan dapat mengukir prestasi di tingkat selanjutnya," ungkapnya.

Di Asian Pastry Cup 2020 nanti, Indonesia akan menghadapi tim dari Jepang, Korea Selatan, Australia, Tiongkok, Singapura, Malaysia, Filipina, India, Taiwan, Macau dan negara Asia lainnya. Jika berhasil pada tahap Asia, Indonesia berhak untuk berlaga di Lyon pada World Pastry Cup 2021 mendatang.

PSM Makassar Vs Persebaya, Ambisi Bek Juku Eja Aaron Evans Jegal Pergerakan Amido Balde

Tak Jadi Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana Akan Diberi Penugasan Lain Oleh DPP PDIP

Situs Tumpukan Batu Bata dan Sumur Kuno di Sidoarjo Diekskavasi, Diduga Peninggalan Majapahit

Pastry berkembang di Eropa sejak abad ke-17, kini semakin populer di Indonesia seiring bertumbuhnya usaha-usaha kuliner rumahan. Bukan hanya sebagai kudapan penutup atau teman minum teh, kini pastry sudah menjadi bagian dari gaya hidup bahkan karya seni bagi sebagian orang.

Hal ini terbukti dengan banyaknya ajang-ajang perlombaan di bidang pastry, salah satunya yang paling bergengsi adalah World Pastry Cup atau Coupe du Monde de la Pâtisserie yang diadakan dua tahun sekali di Lyon, Prancis. Proses panjang harus dilalui oleh tim pastry Chef yang turut serta, mulai dari seleksi nasional hingga tingkat benua sebelum nantinya berlaga di panggung dunia.

Ajang ini diikuti oleh pastry Chef profesional berkebangsaan Indonesia dengan format beregu yaitu dua Chef dalam satu tim yang mewakili sebuah organisasi.

Setelah melalui seleksi nasional, tim Indonesia akan berlaga ke tingkat benua yaitu Asian Pastry Cup. Tim pemenang dari Asian Pastry Cup berhak mengikuti babak final dunia di Lyon.

Direktur APCA Indonesia, Louis Tanuhadi menyatakan kebanggaannya dapat menjadi tuan rumah Indonesia Pastry Cup 2019.

“Melalui kompetisi ini, diharapkan para pastry chef Indonesia dapat meningkatkan kemampuannya dan berprestasi. Kegiatan ini sesuai dengan komitmen APCA Indonesia sebagai sekolah pastry dan kuliner internasional pertama di Indonesia yang bersertifikat global untuk berkontribusi lebih memajukan industri pastry dan kuliner di Indonesia sehingga dapat bersaing di kancah global,” ujar Louis.

Penjurian kompetisi Indonesia Pastry Cup 2019 diketuai oleh legenda Pastry Master Chef asal Prancis, Jean-Francois Arnoud yang menerima gelar Meilleur Ouvrier de France (MOF), gelar tertinggi profesi dari pemerintah Prancis.

Sedangkan juri lainnya adalah Ketua Indonesia Pastry Alliance (IPA) Chef Rahmat Kusnedi, Team Komite IPA Chef I Made Kona, dan Director of Asian Pastry Cup Chef Vincent Bourdin.

Setiap tim dinilai pada keindahan, teknik, kerapian dan atittude kerja selama pembuatan karya. Kriteria penilaiannya adalah 60 persen pada rasa hidangan yang disajikan khususnya pada Chocolate Cake dan Plated Dessert. Sedangkan 40 persen penilaian terletak pada tampilan yang dihasilkan oleh Chocolate Display dan Sugar Display.

MOF Jean-Francois Arnoud yang merupakan salah satu founder dari APCA International melihat Asia Tenggara sebagai kekuatan baru di dunia pastry. “Kualitas Chef Asia memiliki potensi yang besar di kancah pastry dunia, bahkan sebanding dengan para pastry Chef dari Eropa. Sebelumnya Jepang yang selalu berprestasi di ajang dunia, tahun ini Malaysia berhasil meraih medali emas di World Pastry Cup 2019”, ungkap Jean-Francois Arnoud.(Sri Handi Lestari/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved