Gubernur Khofifah Rumuskan 3 Solusi Strategis Buat Atasi Harga Garam yang Anjlok, Ini Rinciannya!

Gubernur Jatim Khofifah rumuskan 3 solusi strategis buat atasi harga garam yang anjlok. Seperti ini rinciannya!

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin rapat terbatas tentang standar kualitas dan sustainability produk garam industri di wilayah Madura, di Pemkab Sampang, Senin (22/7/2019). 

Yang menyatakan, saat ini dibutuhkan harga dasar atau Harga Pokok Penjualan (HPP) khusus garam.

Gubernur Khofifah Tanggapi Calon Pengantin di Jatim Wajib Tes Urine Mulai Agustus: Saya Setuju

Dengan harapan adanya HPP bisa menjadi alat proteksi petani garam saat terjadi over supply dan tidak terjadi penurunan harga garam secara drastis.

"Berikutnya kita berharap segera bagaimana ada single data dari produksi garam nasional berapa, lalu data impor garam kita berapa. Karena produksi garam kita ini besar, sampai 9,420 ribu ton dari Madura ini," tegasnya.

Harapannya dengan adanya single data, ada keterbukaan data garam.

Kalaupun ada impor garam, harapannya tidak melebihi selisih antara kapasitas produksi garam nasional dengan kebutuhan garam nasional.

Toh, terkait kualitas garam dari Madura, ditegaskan Khofifah, kualitas kandungan NaCl garam Madura sudah tinggi.

Garam Madura ini setelah dicek di laboratorium kandungan NaCl nya sudah 97 persen.

Bahkan garam yang sudha diinisiasi oleh PT Garam kandungan NaCl nya sudah 99 persen.

Artinya garam lokal khususnya Madura sudah cukup layak masuk garam industri.

Karenanya, Khofifah berharap agar inisiasi garam untuk industri bisa dilakukan di Madura.

Tak Mau Hasil Panen di Jatim Sekedar Dijual Langsung, Gubernur Khofifah Inisiasi Jatim Incorporated

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved