3 Koleksi Busana Pengantin Desainer Catherine Wong, Padukan Klasik & Modern dalam Satu Setel, Intip!
Desainer Catherine Wong kembali mengenalkan tiga busana pengantin rancangannya. Ketiganya ialah muslimah bridal, jawa modern, dan sunda modern.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Desainer Catherine Wong kembali mengenalkan tiga busana pengantin rancangannya.
Tiga busana tersebut akan dipamerkan dalam Mahadaya Nusantara oleh Maharagung wedding organizer dalam wedding exhibition di JW Marriott Hotel Surabaya, Minggu (4/8/2019) mendatang.
"Pada kali ini saya menghadirkan tiga busana. Yaitu muslimah bridal, Jawa modern, dan Sunda modern," tutur Catherine Wong ditemui di sela kesibukannya, Jumat (26/7/2019).
Pada muslimah bridal warna yang diusung yaitu warna emas, pada busana pengantin Jawa modern mengusung warna merah muda, sementara biru muda menjadi warna baju pengantin Sunda modern.
• Mengintip Gaun Siti Badriah untuk Resepsi, Mewah dan Bertabur Kristal, Pengantin Wajib Latihan
"Sebenarnya kami memiliki beragam koleksi dengan beragam warna mulai dari yang bold hingga soft seperti ini. Kali ini, kami menyesuaikan tema venue sehingga memilih ketiga warna tersebut," ungkap Catherine Wong.
Dua di antaranya yaitu busana pengantin Jawa modern dan Sunda modern, mengusung tema kontemporer dengan menggabungkan unsur klasik dan kekinian sekaligus.
"Sebenarnya kami tidak hanya menyediakan kebaya Jawa dan Sunda modern, juga ada Bali, Palembang, Gorontalo, dan lain sebagainya. Kali ini kami mengusung keduanya karena paling sering banyak dipesan," tutur Catherine Wong.
Unsur modern busana pengantin rancangan Catherine Wong terletak pada motif dan bahan yang digunakan.
"Untuk motif kebaya, kami memberikan motif yang unik dan berbeda dengan pakem yang klasik. Motif-motif seperti candi tidak kami aplikasikan. Motif yang berbeda seperti geometris, abtsrak, dan percikan kami pilih," tutur Catherine Wong.
• Gubernur Khofifah Tanggapi Calon Pengantin di Jatim Wajib Tes Urine Mulai Agustus: Saya Setuju
Untuk bahannya, dipilih yang premium seperti organza silk dan tile. Tidak seperti kebanyakan busana pengantin, koleksi Catherine Wong tidak membuat gerah.
"Kalau bahan yang murah memang tidak bisa menyerap keringat, semakin banyak polyester, maka semakin panas," paparnya.
Detail dengan svarovski, mutiara, dan payet yang tersebar pada koleksi kebaya yang memberikan efek gemerlapan jika terpantul cahaya.
Sementara, Catherine Wong menuturkan, unsur pakem pada rancangannya terletak pada jarik yang dipadupadankan dengan kebaya.
"Motif batik pada jarik memang tidak boleh diubah karena memiliki arti yang berbeda-beda. Misalnya, pakemnya pakai batik parang tapi tiba-tiba diganti, itu tidak boleh. Kalau akad, pakainya ya batik yang motifnya sidomukti," ungkap Catherine Wong.
• Lagi Tren di Korea, Inilah Tutorial Make Up Trippy atau Riasan Halusinasi Wajah ala MUA Suzy Trisna
Aksesoris sepeti melati, cunduk mentul, dan paes pun sesuai dengan pakem aslinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/3-koleksi-busana-pengantin-rancangan-catherine-wong.jpg)