Pegadaian Surabaya

Wagub Emil Dardak Saksikan MOU PT Pegadaian (Persero) dengan 11 Perusahaan di Surabaya

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elastianto Dardak, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama PT Pegadaian (Persero)

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
habibur rohman/ surya
SINERGI PEGADAIAN - Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak (baju batik) pada penadatanganan perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman dengan 12 Perusahaan di Surabaya, Kamis (1/8/2019). Kerjasama kemitraan ini dilakukan oleh sejumlah BUMN, UMKM dan Perusahaan Swasta. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elastianto Dardak, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama PT Pegadaian (Persero) dengan 11 perusahaan BUMN, UMKM, dan perusahaan swasta, Kamis (1/8/2019).

Ke-12 perusahaan itu antara lain, PT PT lndustri Kereta Api (Persero) (|NKA), PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (Persero).

PT PAL Indonesia (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), PT Nusantara Sebelas Medika (Nusameda), PT Garam (Persero), Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (BULOG), PT Antar Surya Media (Harian Surya), PT Antar Surya Media (Harian Surya), The Square Ballroom Surabaya, Alamanda. dan Batik Jenggala.

Dalam sambutannya, Emil menyambut baik kolaborasi Pegadaian dengan 11 perusahaan.

"Saat ini sinergi sangat diperlukan. Sinergi bisa menguatkan. Seperti yang sudah ada, seperti PT SIER dengan PT Sucofindo membangun kawasan industri berikat di kawasan SIER, yang terintegrasi dengan akses tol," ungkap.

Hal ini juga diperlukan untuk mendukung connectivitas yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara maksimal. "Saya juga pesan, PT INKA, yang sudah mengembangkan pabrik di Banyuwangi, semoga tidak melupakan Madiun. Karena PT INKA sudah jadi trade mark Madiun. Apalagi akses ke Madiun juga sudah ada tol," lanjut Emil.

Sementara itu, Dirut PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, mengatakan berbagai kerjasama itu makin intensif mereka lakukan, dalam upaya memperbesar kue Pegadaian dan inklusi keuangan.

"Pegadaian terus mendapatkan kesempatan untuk membangun bisnis dalam penjualan dan pemasaran produknya dengan mengoptimalkan kanal distribusi melalui kemitraan ini, sehingga dapat memberikan keuntungan semua pihak," kata Kuswiyoto di The Gade Coffee & Gold, Kantor Wilayah XII Surabaya di kawasan Jalan Dinoyo.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama dengan 11 perusahaan ini, Kuswiyoto menyebutkan, perlu adanya perwujudan sinergi yang lebih lanjut lagi. Terutama untuk wilayah Jawa Timur.

"Mana-mana yang bisa dikerjasamakan, bisa langsung ditindaklanjuti," ujarnya.

Kuswiyoto menambahkan sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh semua pihak, sehingga sinergi untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence. Penandatanganan ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis usaha, sesuai bidang masing-masing BUMN tersebut.

Pihaknya juga optimis nasabah Pegadaian akan meningkat pesat karena makin banyak sinergi dan kolaborasi yang dilakukan.
"Jumlah nasabah kami hingga Juni 2019 mencapai 12,1 juta jiwa, sudah melampui target 2019. Selain makin banyaknya kerjasama yang Pegadaian lakukan, juga karena didukung dengan produk-produk unggulan seperti Pegadaian Digital Service (PDS), Kredit Cepat Aman (KCA), dan Tabungan Emas bekerja sama dengan Tokopedia," ungkapnya.

Pegadaian Bangun Sinergi Bisnis dengan BUMN dan Perusahaan Lain untuk Maksimalkan Layanan Produknya

Tunggu Putusan MK, KPU Jatim Belum Tetapkan Aleg DPRD Jatim Terpilih

Desainer Kondang, Sosok Anne Avantie Bakal Tampilkan Karya di JFC-18

Kuswiyoto berharap adanya kerjasama ini dapat membuat seluruh karyawan BUMN, perusahaan swasta dan UMKM mendapatkan keuntungan dan manfaat satu sama lain. Kegiatan tersebut sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhirnya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masingmasing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh Iagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman dilakukan Dirut PT Pegadaian, Kuswiyoto bersama Direktur Utama INKA Budi Novianto, Plt Direktur Utama SIER Fattah Hidayat, Direktur Utama PAL Budiman Saleh, Direktur Utama Barata Oksarlidady Arifin, Direktur Utama Nusameda Flora Pudji Lestari, Direktur Operasional PT Garam Hartono, Kepala Divisi Regional Jatim Perum BULOG Muhammad Hasyim, General Manager Business Harian Surya Margaretha Sandra M, Building Manager PT Suprainti Land Fajar Ferdhina. Direktur Alamanda Rahardjo Tri Nugroho ST, dan Direktur Batik Jenggala Muhammad Nur Rochim.

“Ratusan ribu orang yang bekerja sebagai di BUMN serta puluhan juta yang berprofesi sebagai pengusaha UMKM adalah pasar strategis bagi Pegadaian. Saat ini, industri pasar gadai masih terbuka Iuas yang belum tergarap, sehingga ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved