Belajar Tata Kota, Puluhan Mahasiswa ITB Temui Wali Kota Surabaya Risma

Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mendatangi Pemkot Surabaya, guna melakukan studi banding dan belajar tata kota Surabaya

Belajar Tata Kota, Puluhan Mahasiswa ITB Temui Wali Kota Surabaya Risma
istimewa
Wali Kota Surabaya saat menerima puluhan mahasiswa ITB di ruang sidang Wali Kota, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mendatangi Pemkot Surabaya,  guna melakukan study banding dan belajar tentang tata kota Surabaya, Jumat (2/8/2019).

Ditemui langsung Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, puluhan mahasiswa calon arsitek itu berguru kepada Risma soal rancangan tata kota.

Berlokasi di ruang sidang wali kota, kepada mereka, Risma mengatakan, di dalam membangun kota hal pertama yang harus diperhatikan, setiap pembangunan itu, harus terkonsep dengan matang untuk kepentingan bersama.

Ia memberi contoh, dalam program Musrenbang di Kota Surabaya, warga kota dapat memberi usulan pembangunan apa saja yang bisa dilakukan oleh pemerintah.

Di Bui di Polres Jombang, Lima Pelajar di Jombang Ini Kenal Narkoba dari Medsos

Digrebek Polisi Saat Terapis dan Pelanggan Thresome di Kamar VIP Spa D Glamour Kediri

Kids Carnival di Jember Jadi Ajang Pemenuhan Impian Anak-Anak

Nantinya, hasil usulan warga itu akan digodok oleh Pemkot Surabaya sebelum akhirnya diputuskan.

"Agar dirancang dengan baik, Itulah yang dilakukan selama ini di Kota Surabaya,” kata Tri Rismaharini.

Selain itu, lanjut Risma, rencana pembangunan itu tidak membentur aturan yang berlaku.

"Semua proses yang dilakukan harus sesuai aturan, itu yang selalu saya tekankan," kata Risma.

Risma menegaskan, selama ini, beberapa pembangunan yang dilakukan di Kota Surabaya memang mendapat apresiasi berupa penghargaan, namun hal itu bukanlah tujuan utama.

Sebab, pembangunan itu, kata Risma, semata hanya untuk kepentingan warga Kota Surabaya.

"Tujuan utamanya adalah kesejahteraan warga, partisipasi warga juga menjadi poin penting dalam pembangunan Kota Surabaya," sambung Risma.

Sementara itu, Dosen pendamping dari ITB Dr Ing.Ir Himasari Hanan, mengaku sangat bersyukur karena bisa disambut oleh Wali Kota Surabaya itu, menurutnya pertemuan itu sangat berharga karena dapat menjadi pembelajaran bagi pihaknya khususnya perihal tata kelola kota.

"Terimakasih banyak, pelajaran berharga yang mungkin tidak didapatkan di kelas," katanya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved