7 SMA Swasta di Kota Malang Tak Bersedia Terima BPOPP, Peraturannya yang Belum Jelas Jadi Alasannya

Sebanyak 7 SMA Swasta di Kota Malang tak bersedia terima BPOPP Pemprov Jatim lantaran peraturannya yang dinilai belum jelas.

7 SMA Swasta di Kota Malang Tak Bersedia Terima BPOPP, Peraturannya yang Belum Jelas Jadi Alasannya
ISTIMEWA
Ilustrasi SMA 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak tujuh SMA swasta tidak bersedia menerima BPOPP (Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) 2019 yang dikucurkan Pemprov Jatim untuk SMA-SMK baik negeri dan swasta.

Sekolah swasta itu sudah membuat surat pernyataan tidak bersedia menerima dengan materai Rp 6000.

"Ini sebagai bahan pelaporan saya ke Dindik Jatim," jelas Ema Sumiarti, Kepala Cabang Dindik Jatim wilayah Kota Malang dan Kota Batu pada suryamalang.com (grup TribunJtaim.com), Minggu (4/8/2019).

Ia menghargai keputusan sekolah swasta itu.

Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK dan S1 hingga 7 Agustus 2019, Ada 2 Posisi!

Adapun sekolah swasta yang tidak bersedia menerima BPOPP 2019 adalah SMA Wesley, Charis, SMAK Cor Jesu, SMA Lab UM, PJ Global School, SMAK St Albertus dan SMAK Kolese St Yusup.

Dikatakan Ema, sekolah sudah mengumpulkan surat penyataan.

Untuk BPOPP, Dindik Jatim menyiapkan anggaran Rp 1,3 triliun yang akan dipakai selama dua tahap.

Tahap pertama selama enam bulan. Sedang pengucuran anggaran rencananya tiap tiga bulan sekali.

Lowongan Kerja Jasa Raharja untuk Lulusan SMA/SMK dan S1 2019, Cek Persyaratannya!

BPOPP dimulai tahun ajaran baru Juli 2019. Namun sampai saat ini belum dikucurkan karena menunggu juknis.

Penggunaan anggaran ini antara lain untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, peningkatan kompetensi sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved