Ini Dia Putra-Putri Daerah Terbaik Kabupaten Pamekasan yang Dinobatkan Menjadi Kacong-Cebbhing 2019

Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah menetapkan dua pemenang Kacong Cebbing 2019.

Ini Dia Putra-Putri Daerah Terbaik Kabupaten Pamekasan yang Dinobatkan Menjadi Kacong-Cebbhing 2019
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Albaiturrahman perwakilan dari SMAN 3 Pamekasan terpilih sebagai Kacong dan Siska Riskiatul Laili dari Universitas Madura terpilih sebagai Cebbhing Pamekasan 2019, Minggu (4/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah menetapkan dua pemenang Kacong Cebbing 2019.

Sebanyak 10 peserta Kacong Cebbhing 2019 yang masuk dalam grand final, sudah selesai bersaing mengadu bakat, kreativitas dan kecerdasan.

Kendati begitu diambil dua pemenang yang terpilih menjadi Kacong Cebbhing Pamekasan 2019 yaitu, Albaiturrahman perwakilan dari SMAN 3 Pamekasan terpilih sebagai Kacong dan Siska Riskiatul Laili dari Universitas Madura terpilih sebagai Cebbhing Pamekasan 2019.

Anggota DPRD Pamekasan Akan Terima Uang Pesangon Rabu Depan, Ini Jumlahnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, mengatakan, Kacong dan Cebbhing yang masuk dalam grand final, akan menjadi duta wisata Pamekasan.

“Kita sama-sama memahami bahwa pariwisata sebagai sebuah sektor yang telah mengambil peran penting dalam hubungan antar bangsa di dunia," kata Totok Hartono saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Senin (5/8/2019).

"Dan kegiatan wisata menjadi bagian upaya dan merupakan gaya hidup dan kebutuhan manusia menikmati keindahan alam, seni budaya yang merupakan hasil cipta dan karsa manusia telah menjadi salah satu kebutuhan dasar yang tidak dapat diabaikan,” tambahnya.

Sekdaprov Jatim Kukuhkan Kampung Siaga Bencana di Pamekasan, Ingatkan Soal 3 Hal Pokok Ini

Selain itu, Totok juga mengingatkan kepada peserta bahwasanya yang masuk di grand final merupakan putra putri terbaik di Pamekasan.

“Sebagai duta wisata, kacong cebbhing harus memiliki tanggungjawab sebagai pewaris budaya Madura khususnya Pamekasan,” ucapnya.

Totok berharap semua peserta untuk belajar dan memahami kekayaan budaya Madura sehingga dapat mewujudkan Pamekasan yang hebat, rajjeh, bejjreh tor parjughe.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved