Hari Raya Idul Adha

Jelang Hari Raya Idul Adha, DKPP Kabupaten Pamekasan Larang Warga Potong Sapi Betina Produktif

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, mengimbau warga Pamekasan untuk tidak memotong sapi betina produktif.

Jelang Hari Raya Idul Adha, DKPP Kabupaten Pamekasan Larang Warga Potong Sapi Betina Produktif
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana ramainya pedagang hewan sapi di Pasar Keppo Pamekasan hingga ke jalan raya, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Jelang Hari Raya Idul Adha 2019, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, mengimbau warga Pamekasan untuk tidak memotong sapi betina produktif.

Hal itu karena dapat berpotensi menurunkan produksi ternak sapi di masyarakat.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Veteriner, Lilik mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat edaran kepada sejumlah peternak sapi di Pamekasan, terkait cara memilih hewan kurban yang baik dan benar.

Blanko SIM dan STNK di Pamekasan Kosong Sejak 4 Minggu Ini, Pemohon Pun Diberi Resi Pengganti

Laga Persebaya Vs Madura United Diprediksi Berjalan Sengit, Djanur Godok Fisik Pemain Bajul Ijo

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menyembelih hewan kurban agar prioritasnya pasti jantan, tetapi kami sarankan untuk menghindari pemotongan sapi betina produktif,” imbau Lilik, Rabu (7/8/2019).

Lebih lanjut, Lilik mengutarakan, pihaknya bukan hanya mengirim surat ke masing-masing wilayah untuk menghindari pemotongan sapi betina produktif, tapi juga menyebarkan brosur ke masing-masing penyuluh dan mantri hewan, agar disampaikan kepada para peternak dan masyarakat.

Larangan memotong sapi betina produktif itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4), yang berbunyi setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif.

Hidangan Idul Adha - Resep Dendeng Batokok, Dendeng Lambok, dan Dendeng Kering, Khas Minangkabau

Tujuh Perusahaan Rokok Terkenal Akan Membeli 17.800 Ton Tembakau di Kabupaten Pamekasan Musim Ini

Sedangkan di pasal 86, diatur tentang sanksi pidana kurungan bagi yang menyembeli, paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 100 - Rp 300 juta.

“Sebenarnya larangan memotong sapi betina produktif itu, bukan kali ini saja, akan tetapi sudah diberlakukan sejak dulu,” pungkasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved