Minimnya Masyarakat yang Membuat, Blanko KIA di Dispendukcapil Sampang Masih Tersisa Puluhan Ribu

Dalam keinginan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) di Sampang di nilai tergolong rendah.

Minimnya Masyarakat yang Membuat, Blanko KIA di Dispendukcapil Sampang Masih Tersisa Puluhan Ribu
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Contoh Kartu Identitas Anak (KIA), Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Dalam keinginan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) di Sampang di nilai tergolong rendah.

Sebab, dari ribuan blanko yang di sediakan oleh Dispendukcapil Kabupaten Sampang, sampai saat ini masih tersisa banyak.

Dari awal tahun 2019 blanko KIA yang disiapkan oleh Dispendukcapil Sampang sebanyak 27.000 blanko.

Dalam 7 Bulan Ini Ratusan Perempuan di Sampang Berstatus Janda, Gegara Tingginya Kasus Perceraian

Sedangkan dalam memasuki delapan bulan terakhir, tercatat hanya ada ratusan orang yang sudah mengurus KIA di Dispendukcapil.

"Untuk saat ini masih blanko KIA masih tersisa banyak, karena yang mengurus KIA hanya kurang dari seribu orang," kata Edi Subinto, Kabid Piak dan PD Dispendukcapil Sampang.

Ia mengatakan saking minimnya orang yang mengurus KIA perharinya hanya dua orang.

"Malah kadang hanya satu orang," ujarnya.

Banyak Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang yang Pingsan, Dina Andriana: Bukan Karena Rute

Edi Subinto menilai masyarakat Sampang belum melihat sisi manfaatnya dari KIA.

"Padahal kalau kita lihat datanya masih lebih lengkap KIA dari pada KTP, apalagi jika nanti anak sudah berusia 17 tahun tinggal menunjukkan KIA jika ingin membuat KTP" ujarnya.

Mengetahui minimnya kesadaran masyarakat pihaknya mengambil keputusan untuk menjemput bola ke lembaga Taman Kanak-kanak serta Paud.

"Kami akan memprioritaskan TK dan Paud, namun di wilayah Kecamatan Kota Sampang terlebih dahulu," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved