200 Sekolah Dasar di Kabupaten Trenggalek Didorong untuk Menerapkan Pola Sekolah Sehat

Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek didorong untuk menerapkan pola sekolah sehat.

200 Sekolah Dasar di Kabupaten Trenggalek Didorong untuk Menerapkan Pola Sekolah Sehat
SURYA.CO.ID/AFLAHUL ABIDIN
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini berfoto bersama para peserta Pelatihan Sekolah Sehat, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUNTRENGGALEK.COM, TRENGGALEK - Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek didorong untuk menerapkan pola sekolah sehat.

Untuk itu, perwakilan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dari 200 SD mengikuti program pelatihan sehat yang digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Spektra dan Pemkab Trenggalek lewat tanggung jawab perusahaan PT Unilever Indonesia.

“Hari ini kami bekerja sama dengan Spektra memberi edukasi sekolah sehat ke seluruh sekolah di Kabupaten Trenggalek tentang bagainmana paradigma sehat harus dipenuhi,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Novita Hardini yang hadir dalam kegiatan tersebut, Rabu (14/8/2019).

Festival Paralayang Nasional Trenggalek Bakal Digelar di Bukit Tunggangan, Catat Jadwalnya!

Lewat pelatihan itu, para guru UKS dituntut untuk menerapkan tujuh pembiasaan sehat bagi siswa di sekolah.

Tujuh pembiasaan itu, yakni cuci tangan pakai sabun, makan makanan bergizi, sikat gigi teratur, minum air bebas kuman, toilet dan kamar mandi bersih, pengelolaan sampah, dan pencegahan penyakit demam berdarah.

Di Kabupaten Trenggalek, kata Novita Hardini, sudah ada sekolah yang menerapkan beberapa poin dari indikator sekolah sehat.

Salah satu cintohnya adalah SDN 2 Sengon di Kecamatan Bendungan. Sekolah itu mempunyai kantin yang menerapkan standar makanan-minuman sehat.

“Sekolah itu cukup inspiratif dan semoga bisa memotifasi SD yang lain untuk menjaga kantinnya,” tutur Novita Hardini.

Hasil Perhitungan Suara Ulang di Trenggalek, PDIP Dapat Tambahan 18 Suara, Tapi Kursi Tak Berubah

Rahman, Perwakilan dari Spektra, menjelaskan, target dalam program pelatihan itu adalah revitalisasi UKS.

Harapannya, UKS bisa menjadi media pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Ke depan, UKS juga didorong untuk bekerja sama dengan Puskesmas.

“Juga ada tentang pengelolaan sampah, sehingga sekolah menjadi lebih sehat dan bersih. Revitaliasi yang kami maksud, yakni peningkatan peran dan fungsinya,” kata Rahman.

(aflahul abidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved