Crop Circle Dewi Cemara di Kediri Masih Jadi Destinasi Menarik, Pengunjung Datang Cukup Banyak

Crop Circle Dewi Cemara di Kediri Masih Jadi Destinasi Menarik, Pengunjung Datang Cukup Banyak.

Crop Circle Dewi Cemara di Kediri Masih Jadi Destinasi Menarik, Pengunjung Datang Cukup Banyak
SURYA/DIDIK MASHUDI
Sepekan setelah diresmikan Crop Circle dan taman bunga Dewi Cemara Desa Wisata Kedung Malang masih diminati pengunjung dari luar daerah 

Crop Circle Dewi Cemara di Kediri Masih Jadi Destinasi Menarik, Pengunjung Datang Cukup Banyak

TRIBUNKEDIRI.COM, PAPAR - Crop Circle Dewi Cemara Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri diharapkan masih menjadi Destinasi Wisata yang menarik para wisatawan.

Untuk mewujudkan, pemerintah desa harus berkomitmen dengan membentuk tim yang solid.

Meski tidak sampai membeludak seperti saat peresmian, pengunjung Crop Circle Dewi Cemara juga masih lumayan banyak.

Ketua PMI Kota Kediri Hadiahi Pendonor Darah dengan Cincin Emas, Syaratnya Sudah Donor 100 Kali

Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Kota Kediri

Ponpes Wahidiyah Kota Kediri Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Satoto Berbudi, Kepala UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim optimistis, Crop Circle Dewi Cemara Kedung Malang yang telah diresmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masih diminati pengunjung.

Apalagi di lokasi sudah ada sarana parkir dan fasilitas pendukungnya.

"Sekarang tinggal mengemas dengan baik, saya pantau setelah pembukaan pengunjung masih banyak hadir. Jadi tinggal konsistensi desa karena sudah banyak orang yang membantu memviralkan lokasinya," jelasnya kepada TribunJatim.com, Rabu (14/8/2019).

Setelah peresmian, Dewi Cemara juga telah diserahkan kepada pihak desa. Saat ini umur tanaman juga sudah posisi optimal.

"Segala perawatan menjadi tanggung jawab desa. Kami sudah training agar desa bisa meneruskannya dengan baik," ungkapnya.

Lahan Dewi Cemara yang dimanfaatkan menggunakan tanah kas desa seluas 2,1 hektar, sekitar 0,7 hektar di antaranya taman bunga dan hortikultura bisa dilanjutkan.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved