Driver Ojol Lecehkan Pengguna Jasa, Komnas Perlindungan Minta Aplikator Ikut Bertanggung Jawab

Komnas Perlindungan Perempuan minta perusahaan aplikator ikut bertanggung jawab atas perbuatan mitranya melakukan pelecehan seksual pada pengguna jasa

Driver Ojol Lecehkan Pengguna Jasa, Komnas Perlindungan Minta Aplikator Ikut Bertanggung Jawab
SURYA/WILLY ABRAHAM
Oknum driver ojol, Fatchul Fauzy (27) di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Pelecehan driver ojol (ojek online) terhadap penumpang perempuan di Surabaya mendorong Komnas Perlindungan Perempuan ikut bicara.

Lewat pernyataan tertulis, Komisioner Komnas Perlindungan Perempuan Imam Nahei, Selasa (13/8/2019), mengatakan perusahaan aplikator ojol harus ikut bertanggung jawab atas pelecehan oleh mitra kerja terhadap penumpangnya.

“Jadi kalau ada bentuk kekerasan terjadi di ojek online, itu bagian dari kasus yang bisa terjadi di mana saja. Tetapi catatannya koorporasi ojek online juga harus bertanggung jawab terhadap semuanya itu, sebagai bagian dari sistem perlindungan,” kata Imam Nahei.

Pengakuan Driver Ojol yang Lecehkan Penumpang, Bawa ke Tempat Sepi & Kejar Korban Saat Meloncat

FAKTA Baru Driver Ojol Gerayangi Penumpang, Korban Sempat Tanya: Kenapa Mas Dilewatkan Jalan Sepi?

Imam mengakui sejauh ini sudah ada upaya perlindungan terhadap perempuan yang perusahaan-perusahaan penyedia aplikasi ojek online.

Bahkan ojek online diketahui tidak hanya melindungi mitranya saja, tetapi juga pengguna jasa ojek online.

Bahkan, dirinya pernah mengikuti agenda salah satu ojek online yang memberikan pelatihan sistem pengamanan terhadap mitranya.

Sebab, mitra ojek online tersebut juga banyak pengemudi perempuan yang juga berhak mendapatkan perlindungan.

“Pengemudi perempuan juga kadang-kadang mengalami pelecehan seksual dari pengguna jasanya. Jadi kekerasan tak hanya dialami oleh pengguna jasa atau penumpang tapi juga mitra ojek online sendiri juga mengalaminya.

Dan saya melihat bahwa koorporasi terutama di ojek online itu sudah melakukan upaya-upaya untuk pencegahan, penanganan bahkan ke depan mulai dari pemulihan dan perlindungan hukum juga akan dilakukan oleh ojek online,” sebutnya.

Sempat Viral di Medsos Driver Ojol Lecehkan Penumpang, Diciduk Polisi di Rumahnya di Surabaya

Tak hanya Komnas Perlindungan Perempuan, sebuah organisasi global untuk melawan pelecehan seksual, Hollaback! Jakarta pun ikut bicara.

Halaman
123
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved