KKP Kelas I Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji, Siapkan Thermal Scanner untuk Pantau Suhu Tubuh Jemaah

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya siap menerima kedatangan jemaah haji.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Rapat Persiapan Debarkasi Jemaah Haji yang digelar di Kantor KKP Kelas I Surabaya, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya siap menerima kedatangan jemaah haji.

Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, dr Acub Zaenal mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa hal terkait kedatangan jemaah haji.

"Ada tiga hal yang kita siapkan yaitu persiapan personil, perlengkapan, dan lokasi. Dan insyallah semuanya sudah siap," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di sela Rapat Persiapan Debarkasi Jemaah Haji yang digelar di Kantor KKP Kelas I Surabaya, Jumat (16/8/2019).

Satu Napi Teroris di LP Kelas II Blitar Tak Diusulkan Dapat Remisi, Gara-gara Tak Mau Akui NKRI

KKP Kenalkan Aplikasi Pendeteksi Ikan di Laut, Nelayan Bangkalan Kaget Lihat Jaring Penuh Cakalang

Ia menjelaskan seperti persiapan perlengkapan khususnya alat kesehatan dan ambulans untuk menerima kedatangan jemaah haji.

"Ambulans akan selalu mobile dari bandara, asrama haji dan rumah sakit haji. Personil pun juga sama dan sudah siap di pos nya masing masing," tambahnya.

Dirinya menerangkan ada pengurangan jumlah personil dibandingkan ketika waktu embarkasi haji.

"Personil yang disiapkan untuk debarkasi ada 30 personil, sedangkan saat embarkasi berjumlah 40 personil. Pengurangan personil tersebut dengan asumsi beban debarkasi tidak sebesar ketika embarkasi haji. Meski begitu jumlah tersebut fleksibel artinya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," terangnya.

Sementara itu, Kabid Karantina dan Surveilans KKP Kelas I Surabaya, Budi Santosa menjelaskan pihaknya akan memasang mesin pemantau suhu tubuh (thermal scanner) baik di wilayah bandara dan asrama haji.

"Ada dua model alat yang kita gunakan yaitu thermal scanner portable dan gun. Untuk thermal scanner portable disiapkan di ruang Mina dan Zaitun Asrama Haji Surabaya masing masing satu unit, sedangkan untuk model gun akan dibawa langsung oleh dua petugas yang masuk ke dalam pesawat pembawa haji," jelasnya.

Budi mengaku pemasangan thermal scanner tersebut untuk memantau kondisi suhu tubuh jemaah haji.

"Untuk mengantisipasi resiko penyebaran penyakit yang berpotensi menjadi wabah. Bila ditemukan ada seorang jemaah yang mengalami peningkatan suhu tubuh, maka akan dibawa ke polikilinik dan langsung segera diobservasi lebih lanjut oleh dokter apakah jemaah haji tersebut mengalami penyakit menular atau tidak," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved