Pernah Dipenjara, Satu Bakal Calon Kepala Desa Sungelebak Lamongan Tidak Lolos

Satu dari tiga bakal calon kepala Desa Sungelebak Kecamatan Karanggeneng Lamongan harus tersisih.

Pernah Dipenjara, Satu Bakal Calon Kepala Desa Sungelebak Lamongan Tidak Lolos
surya/Hanif Manshuri
Ilustrasi Kepala Desa 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Satu orang bakal calon kepala Desa Sungelebak Kecamatan Karanggeneng Lamongan harus tersisih.

Satu dari tiga bakal calon ini harus tersisih akibat tercatat pernah dipenjara 4 bulan dari atas sebuah kasus dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) akhirnya menetapkan bakal calon kepala desa, Khoirul Anwar gugur dalam persyaratan administrasi.

Keputusan panitia pilkada ini mematahkan keikut sertaan Khoirul Anwar berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya nomor 746/Pid.B/2018/PN.Sby tanggal 03 Mei 2018.

(Massa Geruduk DPMD Pamekasan Pertanyakan Tes Calon Kepala Desa Seharga Rp 25 Juta)

Gugurnya bakal calon kades, Khoirul Anwar tersebut sesuai surat pemberitahuan hasil penelitian berkas nomor 04/005/PPKDS/S.P./VI/2019 tertangal 11 Juni 2019.

Surat ini ditandatangani langsung oleh Mutaji, Ketua Panitia Pilkades Desa Sungelebak.

Camat Karanggeneng, Bakti Aprianto, membenarkan jika pihaknya sekaligus selaku ketua tim pengawas pemilihan kepala desa (Pilkades) kabar didiskualifikasinya Khoirul Anwar.

Meski begitu, pihaknya tidak mencampuri urusan dalam penetapan lolos tidak bakal calon kepala desa.

“Untuk meloloskan atau tidak itu wewenang panitia pilkades. Setidaknya, kami juga menjawab dalam surat yang dikirim oleh tim lawyernya bahwa hal itu bukan wewenang camat untuk meloloskan atau tidaknya," katanya kepada wartawan.

Bakti mengakui jika sebelumnya ketua panitia pilkades Desa Sungelebak sudah berkoordinasi dengannya terkait persyaratan administrasi salah satu bakal calon.

(Besok, 273 Calon Kepala Desa Terpilih di Tuban Bakal Dilantik di Pendopo Kridha Manunggal)

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved