Breaking News:

Targetkan 60 Orang, Baru 17 Peserta yang Ikut Vasektomi di Kota Blitar Tahun Ini

Pemkot Blitar menargetkan 60 peserta vasektomi atau KB untuk pria pada 2019. Tapi, sampai Agustus 2019 ini baru 17 peserta yang sudah ikut program va

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SAMSUL HADI
Wakil Wali Kota Blitar, Santoso memberikan pengarahan ke kader KB agar lebih gencar melakukan sosialisasi program vasektomi, Senin (26/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar menargetkan 60 peserta vasektomi atau KB untuk pria pada 2019. Tapi, sampai Agustus 2019 ini baru 17 peserta yang sudah ikut program vasektomi.

"Sampai sekarang baru 17 orang yang sudah ikut vasektomi. Target kami tahun ini ada 60 orang ikut vasektomi," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Blitar, Sulistyani, Rabu (21/8/2019).

Sulistyani mengatakan dinas rencananya akan mengadakan vasektomi lagi pada September 2019 ini. Dia akan menggerakkan kader untuk mencari peserta vasektomi di masing-masing kelurahannya.

Dengan cara itu, dia berharap target program vasektomi pada tahun ini bisa tercapai. Warga yang ingin ikut vasektomi bisa daftar di kelurahan atau datang langsung ke kantor dinas.

"Kami minta kader melakukan pendekatan ke warga agar mau ikut vasektomi. Terutama bagi warga yang sudah punya anak," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, Pemkot Blitar tetap akan memberikan insentif kepada para peserta vasektomi. Pemkot Blitar memberikan insentif sebesar Rp 1,1 juta untuk satu peserta yang ikut vasektomi.

Pelantikan DPRD Sidoarjo Didemo Mahasiswa, Kritik Tingkah Dewan Bernyanyi Sambil Kipas-kipas Uang

Risma Akui Punya Kedekatan dengan Warga Papua, Lenis Kogoya Sebut Terobosan Baru yang Bisa Ditiru

Dua Pelaku Curanmor Satroni Perumahaan Graha Tirta Waru Sidoarjo, Motor Warga Dilaporkan Hilang

"Tetap ada uang insentif bagi peserta vasektomi. Uang insentif ini untuk merangsang warga agar mau ikut vasektomi," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dia mengakui masih banyak kendala dalam program vasektomi. Salah satunya, kesadaran masyarakat khususnya kaum pria soal vasektomi masih rendah. Para kaum pria khawatir kalau ikut vasektomi akan mempengaruhi hubungan suami istri.

Sekadar diketahui, target peserta program vasektomi tahun ini turun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu (2018), Pemkot menargetkan 75 orang peserta program vasektomi. Sedangkan pada tahun ini, Pemkot Blitar hanya menargetkan 60 peserta program vasektomi. (sha/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved