Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Viral Anak Injak Kepala Ibunya di Surabaya, Direkam Sang Kakak Agar Dapat Efek Jera

Informasinya rekaman video berdurasi 39 detik itu terjadi di Tegalsari Surabaya, kabarnya sudah ditangani oleh polsek setempat.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Andre saat dimintai keterangan di Mapolsek Tegalsari Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Beredar video seorang anak laki-laki berperilaku kasar kepada ibunya di media sosial.

Informasinya rekaman video berdurasi 39 detik itu terjadi di Tegalsari Surabaya, kabarnya sudah ditangani oleh polsek setempat.

Diketahui anak laki-laki dalam rekaman video teesbeut bernama Andre (21). Ia anak terakhir dari tiga bersaudara

Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy mengungkap, videk pendek itu direkam oleh kakak kedua Andre yang bernama, Novi.

Ia mengatakan, Novi terpaksa mereka kelakuan kasar adinya kepad ibunya lantaran tidak kuat dengan sikap temperamen dari adiknya.

"Atas permintaan pengunggah nya itu ya nih kakaknya sendiri katanya hanya ingin adiknya mendapat efek jera itu saja," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (22/8/2019).

Saat itu, ungkap Rendy, Novi sedang menyusui anaknya di depan ibunya yang terkulai diatas kasur akibat saki jantung, dan sedang cekcok dengan Andre persoalan uang Rp 10 Ribu.

"Kakaknya itu lagi merawat anaknya di depan ibunya yang sedang terbaring," katanya.

Novi yang kebingungan menanganu tingkah laku adiknya itu, sontak merekam kejadian tersebut lalu mengunggah ke lini masa halaman facebook sebuah media terkemuka di Surabaya.

"Istilahnya sih kakaknya itu mengunggah video itu hanya untuk meminta Bagaimana sih cara agar mengasih tahu adiknya itu," tuturnya kepada Tribunjatim.com.

Randy mengungkapkan, niat Novi hanya ingun meminta masukkan pada para netizen melalui kolom komentar tentang cara menangani kelakuan adiknya yang temperamen dan kerap berperilaku kasar.

Ternyata, video tersebut justru memantik rasa geram pada para netizen yang melihatnya.

"kan dia nggak nyangka sampai viral," katanya kepada Tribunjatim.com.

Rendy menambahkan, mediasi berjalan dengan baik dan Andre telah dimintai membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Oh dia atau si pelaku ber sungkem pada ibunya. Lalu minta maaf kemudian saya suruh buat perjanjian yang isinya tidak akan mengulangi lagi dan kalau mengulangi lagi karena ini bisa masuk ranah pidana maka kami akan memproses," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved