Excelso HR Muhammad Surabaya Ajak Customernya Intip Cara Pembuatan Latte Art dengan Metode Pouring

Bertempat di Excelso HR Muhammad, Training Manager PT Excelso Multirasa, Iffung Exka Hadiyawan mempraktikkan bagimana cara membuat coffee latte art.

Excelso HR Muhammad Surabaya Ajak Customernya Intip Cara Pembuatan Latte Art dengan Metode Pouring
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Fichela Dwirani (kanan) Vania Novita Sari (kiri) mencoba membuat latte art di Excelso HR Muhammad Surabaya, Jumat (24/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bertempat di Excelso HR Muhammad, Training Manager PT Excelso Multirasa, Iffung Exka Hadiyawan mempraktikkan bagimana cara membuat coffee latte art.

Iffung menjelaskan, pembuat latte art pertama yang paling terkenal adalah David Schomer. Ia menciptakan seni menggambar di atas kopi itu pada 1980.

"Karena latar belakangnya adalah barista sekaligus pelukis, David ini membuat gimana dia bisa melukis di atas kopi. Nah latte art bentuk hati, itu adalah karya patennya," papar Iffung.

Jadi Second Brand Excelso, Urban Latte Hadir dengan Konsep Kopi Kekinian di Pakuwon Mall Surabaya

Untuk membuat latte art, imbuhnya, yang perlu diperhatikan adalah membuat foam yang bagus.

Untuk dapat menghasilkan foam yang bagus, bahan yang harus digunakan adalah fresh milk dengan suhu dua sampai empat derajat celcius.

"Di excelso, untuk membuat latte art, kami menggunakan bantuan mesin espresso untuk brewimg kopinya dan memproses hot milk foam. Kalau untuk gambarnya, dilakukan manual," jelas Iffung.

Dibantu oleh salah satu barista Excelso, Pandu Dwi Afrian, Iffung mengajak beberapa customernya untuk mencoba membuat latte art menggunakan teknik pouring.

Westown View Gandeng Excelso, Maksimalkan Fungsi Marketing Gallery di Wiyung Jadi Co-Working Space

Dalam teknik pouring, diatas kopi espresso, selanjutnya hot milk dituang memutar. Apabila krema kopinya sudah terbentuk, dorong di bagian tengah cangkir supaya terbentuk hati.

"Untuk hot milknya sebaiknya diwadahi dengan milk jug. Untuk pemula, saya sarankan pakai cangkir yang bibirnya agak lebar, cangkir cappucino misal," tutur Iffung.

Vania Novita Sari, salah satu customer yamg mencoba membuat latte art mengaku kesulitan melakukan pouring. Karena baru pertama kali mencoba, tangannya terasa kaku.

"Lihatnya kayak gampang ya, asik gitu. Tapi setelah coba sendiri nggak semudah itu ternyata, tangannya masih kaku," ujar Vania.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved