Gerak Jalan Tanggul - Jember Kembali Digelar, Jalur Nasional Jember - Surabaya Ditutup

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar gerak jalan bertajuk 'Tanggul Jember Tradisional' atau disingkat Tajemtra, Sabtu (31/8/2019).

Gerak Jalan Tanggul - Jember Kembali Digelar, Jalur Nasional Jember - Surabaya Ditutup
Istimewa
Gubernur Jatim, Soekarwo memberangkatkan Gerak Jalan 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar gerak jalan bertajuk 'Tanggul Jember Tradisional' atau disingkat Tajemtra, Sabtu (31/8/2019).

Gerak jalan tahunan ini dimulai dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul dan berakhir di Alun-Alun Jember. Gerak jalan Tajemtra menempuh jarak 30 kilometer.

Bupati Jember mengatakan, ada perbedaan pelaksanaan Tajemtra tahun ini dengan tahun sebelumnya.

"Kami mengakomodasi masukan dari para ulama terkait waktu shalat bagi peserta Tajemtra. Kami selalu sediakan fasilitas masjid yang dipakai oleh peserta untuk shalat. Namun tahun ini ditambahi kerjasama dengan remaja masjid yang memberikan stempel. Ada tiga masjid yakni Tanggul, Bangsalsari, dan Rambipuji. Jadi waktu shalat dzuhur, ashar, maghrib, bagi shalat di situ ada stempel dari masing-masing remaja masjidnya," ujar Faida kepada Tribunjatim.com, Jumat (29/8/2019).

Selain itu, di masing-masing masjid juga diberi tambahan fasilitas alat shalat, seperti mukena. Stempel dari remaja masjid itu, lanjut Faida, menambah nilai bagi peserta.

Peserta Tajemtra mendapatkan nilai tinggi jika mengumpulkan bukti stempel dari enam pos yang ditentukan panitia. Selain di enam pos penilaian itu, tahun ini ditambah dengan stempel dari remaja masjid tersebut.

"Jadi skornya makin lengkap," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Otavio Dutra Kembali ke Persebaya Surabaya, Timnas Indonesia Tak Panggil Pemain Pengganti

Viral di FB, Curi Ponsel Jombang Terekam CCTV, Pria Gondrong Rogoh di Jok Motor Saat Korban Belanja

Hyundai Akan Bangun Pabrik Besar di Indonesia, Disebut Bisa Bikin Pabrikan Mobil Jepang Ketar-ketir

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember M Thamrin, pihaknya menyediakan sejumlah fasilitas di masing-masing pos.

"Ada fasilitas kesehatan, juga pijat. Di masing-masing pos, kami sediakan pijat gratis. Sedangkan di masjid yang dipakai shalat ditambah peralatan shalatnya seperti mukena bagi peserta perempuan," ujar Thamrin kepada Tribunjatim.com.

Pendaftaran Tajemtra tahun ini tetap gratis. Bahkan untuk premi asuransi jiwa peserta dibayarkan oleh Pemkab Jember. Thamrin menambahkan, jumlah pendaftar sudah mencapai lebih dari 6 ribu orang.

Tajemtra bakal dimulai pukul 12.00 Wib.

"Jadi besok pukul 12.00 Wib sudah pemberangkatan dari garis start di Tanggul," imbuh Thamrin.

Gerak jalan ini bakal memakai jalan nasional Jember - Surabaya. Karenanya akan ada penutupan jalur. Bahkan Terminal Tawangalun sementara pindah ke Terminal Ajung selama Tajemtra digelar. Penutupan akan dimulai dari Kecamatan Tanggul hingga Alun-Alun Jember.

Karenanya, bagi pemakai jalan dari arah Banyuwangi yang hendak ke Lumajang - Surabaya/Malang memakai jalur selatan Jember. Jalur yang dipakai mulai dari Pakusari - Ajung - Jenggawah - Ambulu - Wuluhan - Balung - Kencong - Lumajang. Atau dari Kencong berbelok ke kanan kemudian memasuki kawasan pertigaan Pondok Dalem - Tanggul dan kembali ke jalur nasional yang menuju arah perbatasan Jember - Lumajang di Kecamatan Sumberbaru.

Sedangkan bagi yang ingin ke Bondowoso, dari arah Sumbersari bisa melewati kawasan kampus, kemudian ke Patrang - Arjasa - Jelbuk - Bondowoso. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved