Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas, Jajaran Polres Gresik Blusukan ke Sekolah-sekolah

Jajaran Polres Gresik menggelar upacara bendera bersama siswa-siswi SMA Nahdlatul Ulama (NU) 1 Gresik, Jalan Radensantri, Kecamatan Gresik.

Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas, Jajaran Polres Gresik Blusukan ke Sekolah-sekolah
sugiyono/surya
HADIAH - Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro membagikan hadiah helm dan tropi kepada siswa yang menang dalam lomba safety riding dan Agustusan, Senin (2/9/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jajaran Polres Gresik menggelar upacara bendera bersama siswa-siswi SMA Nahdlatul Ulama (NU) 1 Gresik, Jalan Radensantri, Kecamatan Gresik. Dalam upacara tersebut dihimbau anak-anak tertib berlalu lintas.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro sebagai pembina upacara memberikan binaan kepada siswa agar menggapai cita-cita dengan penuh kedisiplinan. Sebab, generasi muda khususnya para siswa menjadi ujung tombak masa depan bangsa.

"Para siswa -siswi yang saya cintai, bercita-citalah setinggi langit dan gapailah dengan semangat dan penuh kedisiplinan sehingga bisa terwujud cita-cita tersebut. Sekarang sudah memasuki era revolusi industri 4.0, sehingga perkembangan sangat cepat. Maka, berlaku disiplin untuk meraih cita-cita," kata Wahyu, dengan didampingi Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto kepada Tribunjatim.com, Senin (2/9/2019).

Dari data yang dihimpun Polres Gresik, angka kecelakaan pada 2018 banyak menimpa generasi muda, yaitu dari wiraswasta dan pelajar.

Sehingga jajaran Polres Gresik menggelar kegiatan Polisi Peduli go to school dengan menjadi pembina upacara. Sehingga dalam operasi patuh Semeru 2019 bisa mengurangi kejadian kecelakaan lalu lintas yang menimpa para siswa.

Bandar Narkoba di Sidoarjo Selalu Bawa Senpi Rakitan, Diamankan 12,7 kilogram Sabu

6 Fakta Kasus Video Intim Banjarmasin, Pemeran Wanita Dipanggil Polisi hingga Pengakuan Pasangan

Para Pemeran dalam Video Intim Banjarmasin Tak Bisa Dijerat Hukum, Polisi Fokus Cari Penyebarnya

Bahkan, untuk mengingatkan kepada siswa, jajaran Polres Gresik mulai Kapolres, Kabag, Kasat dan Kapolsek blusukan ke sekolah untuk menjadi pembina upacara.

"Data pada 2018 angka kecelakaan masih tinggi, didominasi wiraswasta dan pelajar. Kemudian pada Januari sampai Juli 2019 ada penurunan, tapi masih didominasi pelajar kisaran usia 10 sampai 30 tahun," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Bahkan, untuk memberikan semangat kepada siswa-siawi SMA NU 1 Kabupaten Gresik, polres Gresik menggelar lomba safety riding dengan hadiah tropi dan helm.

Lomba tersebut diharapkan bisa meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas bagi remaja sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas, mengurangi pelanggaran berlalu lintas dan mengurangi kerugian materiil.

"Bagi-bagi helm ini dari juara kegiatan safety riding pada 1 Juli dan 17 Agustus 2019 kemarin. Harapannya dengan lomba ini bisa meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan," kata alumnus Akpol 1998.

Sementara Kepala SMA NU 1 Gresik, Drs, H Agus Syamsudin MA, mengatakan bahwa kehadiran Polisi dan TNI sangat diharapkan untuk melatih kedisiplinan para siswa.

"Kegiatan ini yang sangat kita harapkan dengan kunjungan dari Kapolres Gresik Bapak Wahyu atas dukungan dari kepolisian dalam menekan angka kecelakaan pada anak-anak dan berdisiplin dalam berlalu lintas," kata

Yang menjadi bahan pemikiran sekolah SMA NU 1 Gresik yaitu adanya ekstra kurikuler sekolah yang khusus melatih berlalu lintas.

"Ini yang masih kita pikirkan. Ini termasuk gagasan yang bagus dalam menekan dan melatih kedisiplinan siswa baik di jalan raya dan kehidupan sehari-hari," katanya. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved