Terlibat Produksi Uang Palsu, 4 Kakek di Gresik Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Empat kakek komplotan pengedar uang palsu (upal) dituntut hukuman selama 5 tahun, 4 tahun dan ada yang 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Gresik

Terlibat Produksi Uang Palsu, 4 Kakek di Gresik Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta
Surya/Moch Sugiyono
4 kakek terdakwa pembuatan dan peredaran uang palsu menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Gresik, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Empat kakek komplotan pengedar uang palsu (upal) dituntut hukuman selama 5 tahun, 4 tahun dan ada yang 6 bulan.

Para terdakwa yang terlibat produksi uang palsu yaitu:

- Rusman (51), warga Desa Babatan,  Balongpanggang Gresik

- Jono (69), warga Desa Ngempal, Balongpanggang Gresik

- Kusnan Efendi (63), warga Desa Bangsri Kecamatan Sukodono Sidoarjo, dan

- Fahrur Fauzi (62), warga Desa Pucangro, Kecamatan Gudo Jombang.

(Jelang Idul Kurban, Peredaran Uang Palsu Menyasar Pasar Hewan di Bangkalan Madura)

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Budi Prakoso mengatakan bahwa para terdakwa dengan sengaja membuat uang palsu dengan cara mencetak  menggunakan mesin printer.

Uang yang dicetak mulai pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 dan Rp 20.000, Rp 10.000 dan Rp 5.000.

Dari uang palsu pecahan tersebut, komplotan ini menjalankan tugasnya masing-masing.

Halaman
123
Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved