Jelang Idul Kurban, Peredaran Uang Palsu Menyasar Pasar Hewan di Bangkalan Madura

Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu

Jelang Idul Kurban, Peredaran Uang Palsu Menyasar Pasar Hewan di Bangkalan Madura
Ahmad Faisol/Surya
Pengedar uang palsu, Abdul Fatah (55), warga Desa Banjartalela Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang dijebloskan ke tahanan Polsek Tanah Merah, Polres Bangkalan, Selasa (6/8/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu menjelang perayaan Lebaran Kurban, Selasa (6/8/2019)

Imbauan tersebut disampaikan Polres Bangkalan setelah Polsek Tanah Merah menangkap pengedar uang palsu, Abdul Fatah (55), warga Desa Banjartalela Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Sabtu (4/8/2019).

"Pelaku membeli ayam dengan uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palasu. Uang kami sita sebagai barang bukti," ungkap Suyitno.

Penangkapan terhadap Abd Fatah berawal dari laporan seorang pedagang ayam di Pasar Tanah Merah Bangkalan, Abu Siri (46), warga Desa Ketetang kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan.

Suyitno menjelaskan, korban Abu Siri mendatangi anggota Satlantas Polres Bangkalan Bripka Wahyu Himawan yang tengah mengatur arus lalu-lintas di depan Pasar Tanah Merah.

Rini Soemarno Tak Dampingi Jokowi Saat Berkunjung ke Kantor Pusat PLN, ke mana Menteri BUMN?

Profil-Biodata KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Ulama Kharismatik yang Meninggal Dunia di Makkah

Paspampres Jokowi ini Jadi Lulusan Perwira Terbaik Diktukpa TNI AL

"Tak lama setelah menerima uang itu dari pelaku, korban mendatangi anggota kami dengan membawa barang bukti (uang)," jelasnya.

Penyisiran di sejumlah titik Pasar Tanah Merah dilakukan Bripka Wahyu bersama korban. Beruntung, pelaku Abd Fatah belum beranjak pergi.

"Ternyata, pelaku menjual lagi ayam yang dibeli dari korban dengan harga lebih murah," papar Suyitnokepada Tribunjatim.com,

Pengakuan di hadapan penyidik Polsek Tanah Merah, lanjut Suyitno, pelaku telah melakukan transaksi di pasar hewan itu sebanyak sepuluh kali.

"Kami juga menyita uang tunai sebesar Rp 655 ribu dari tersangka. Diduga uang itu hasil mengedarkan uang palsu sebanyak 10 lembar," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Atas perbuatannya, Abd Fatah terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. Sebagaimana diatur dalam Pasal 245 KUHP.

"Ada peningkatan aktifitas masyarakat menjelang Lebaran Kurban. Kami imbau agat masyarakat lebih berhati-hati," pungkasnya. (Ahmad Faisol/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved