Breaking News:

Susi Tersangka Kasus Asrama Papua Ajukan Penangguhan, Kuasa Hukum: Klien Masih Dibutuhkan Keluarga

Tri Susanti alias Susi tersangka kasus Asrama Mahasiswa Papua mengajukan penangguhan penahanan dengan alasan masih dibutuhkan keluarga.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Ketua tim kuasa hukum Susi, Sahid (tengah) saat menyampaikan penangguhan penahanan atas kliennya, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Melalui tim kuasa hukumnya, tersangka ujaran kebencian dalam kasus insiden kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti atau Susi ajukan penangguhan penahanan. 

Adalah suami Susi sendiri sebagai jaminan penangguhan penahanan. 

"Lantaran penahanan cenderung dipaksa, ini perkara administrasi, bukan pidana keras seperti maling, tidak ada alasan polisi untuk melakukan penahanan," kata Ketua tim kuasa hukum Susi, Sahid, Kamis (5/9/2019).

Ia beralasan, saat ini secara fisik Susi masih dibutuhkan oleh keluarga dan anak-anaknya.

Pria di Blitar Dilaporkan Polisi Diduga Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Bocah 5 Tahun

Sebab, selain sebagai salah satu punggung keluarga, Susi juga masih harus merawat dua anaknya yang masih kecil.

Sahid menambahkan, dalam kasus ini pihaknya juga mendesak pihak kepolisian untuk menuntaskan laporannya dalam kasus perusakan tiang berbendera merah putih. 

Sebab, sejak kasus ini dilaporkan, polisi belum memperlihatkan tanda-tanda akan menuntaskan kasus tersebut.

"Sejak kita laporkan, hingga kini kasus itu belum jelas perkembangannya. Kita mendesak pada kepolisian, agar segera menuntaskan kasus tersebut. Biar linear, kalau bu Susi dipersoalkan masalah bendera, tentu masalah pokoknya itu harus diselesaikan lebih dulu," ungkapnya.

BREAKING NEWS - Polda Jatim Tangkap YouTuber Pembuat Konten Provokatif Kolase Kerusuhan Asrama Papua

Sebelumnya, dalam kasus insiden kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua, Polda Jatim telah menetapkan Koordinator aksi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, Tri Susanti alias Mak Susi, sebagai tersangka ujaran kebencian dan provokasi insiden tersebut. 

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved