KPK: Malang Bisa Jadi Percontohan Kota Anti Korupsi di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, Kota Malang bisa menjadi percontohan kota anti korupsi yang ada di Indonesia.

KPK: Malang Bisa Jadi Percontohan Kota Anti Korupsi di Indonesia
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ROADSHOW BUS KPK - Bus Roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019, Jelajah Negeri tiba dan diparkir di depan Balai Kota Malang, Kamis (5/9/2019). Roadshow Bus KPK 2019, Jelajah Negeri akan mengisi sejumlah kegiatan membangun budaya antikorupsi di depan Balai Kota Malang pada 6-8 September 2019 yang disemarakan pameran pelayanan publiK Pemkot Malang. Roadshow bus KPK dijadwalkan singgah di 28 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Bali, dan Jawa Tengah. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, Kota Malang bisa menjadi percontohan kota anti korupsi yang ada di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat membuka roadshow KPK yang digelar di halaman Balaikota Malang, Jumat (6/9).

Laode melihat, jika Kota Malang memiliki banyak sekali potensi apabila dibandingkan dengan kota lain di Indonesia.

Seperti memiliki banyak perguruan tinggi ternama, hingga memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

"Tekad dan niat baik dari Wali Kota Malang untuk menjadikan pusat peradaban anti korupsi sangatlah luar biasa. Ini tidak hanya menjadi percontohan di Indonesia tapi juga bisa juga dunia," ucap Laode saat menyampaikan pidatonya.

Pada kesempatan itu pula Laode menjelaskan, jika Roadshow KPK yang bertajuk 'Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi' merupakan giat rutin yang digelar oleh KPK.

Kota Malang menjadi kota ke-21 yang singgahi oleh Bus KPK.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat serangkain acara yang berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal, 6-8 September 2019.

"Bus KPK ini telah menjelajah Indonesia untuk menyebarkan nilai-nilai anti korupsi. Karena kegiatan ini adalah bagian dari masyarakat," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

SK Pengangkatan Anggota DPRD Jatim Bisa Digadaikan Rp 1,8 M ke Bank, Pengamat: Kurang Elok

4 Fakta Bu Guru Dikeroyok 2 Wali Murid saat Mengajar, Videonya Viral, Apa Penyebabnya?

Diduga Bunuh Diri, Anggota Polisi Bangkalan Ditemukan Tewas di Halaman Belakang Polsek

Laode menilai, bahwa perangkat sistem yang ada Kota Malang jauh lebih baik jika dibandingkan kota-kota lain yang ada di Indonesia.

Hal inilah yang harus diapresiasi, seperti memperbaiki barang dan jasa.

Kemudian mengoptimalkan pendapatan asli daerah, memperbaikai sistem perizinan dan perencanan keuangan planning E-budgeting.

Selain itu, ia juga mengapresiasi mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Kota Malang yang sudah 100 persen dilaporkan.

"Tujuan kami datang ke sini tidak hanya melakukan kampanye anti korupsi saja, kami berupaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat," tandasnya kepada Tribunjatim.com.(Rifky/Tribunjatim.com)

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved