Bupati Madiun Buka Festival Grebeg Sewulan, Ini Macamnya Kegiatan

Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka Festival Grebeg Sewulan yang digelar di halaman masjid Kyai Ageng Basyariya

Bupati Madiun Buka Festival Grebeg Sewulan, Ini Macamnya Kegiatan
SURYA.CO.ID/RAHADIAN BAGUS
Bupati Madiun, Kaji Mbing memotong tumpeng dalam acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-451, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka Festival Grebeg Sewulan yang digelar di halaman masjid Kyai Ageng Basyariyah, Desa Sewukan, Kecamatan Dagangan, Jumat (13/9/2019) siang.

Dalam festival tersebut, ditampilkan kesenian dongkrek dan seni beladiri Kampung Pesilat. Selain itu, juga terdapat stan UKM, yang memamerkan produk unggulan Kecamatan Dagangan.

Dalam sambutan, Ahmad Dawami atau yang akrab disapa Kaji Mbing menuturkan, saat ini teknologi informasi kian berkembang. Meski demikian, masyarakat terutama generasi muda jangan pernah melupakan sejarah.

Festival Grebeg Sewulan ini, merupakan upaya untuk melestarikan budaya dan mengenalkan sejarah kepada generasi muda.

Ia menuturkan, Kabupaten Madiun memiliki beragam kebudayaan yang harus dijaga dan dilestarikan. Termasuk di antaranya seni pencak silat.

Belum Disahkan, Wolfgang Tidak Dampingi Tim Saat Laga Persebaya Hadapi Kalteng Putra

Asyiknya Nongkrong di Tropikal Coffee, Minum Kopi Sambil Hunting Foto Nuansa Tropis Ala Maroko

Tukang Rongsokan Tulungagung Cabuli 19 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Semua Korban Laki-laki

"Kita memiliki 14 perguruan silat, dan kita telah menyapekati adanya Kampung Pesilat di Kabupaten Madiun. Kita jadikan Kampung Pesilat ini sebagai budaya kita dan tujuan wisata di Kabupaten Madiun," kata Kaji Mbing dalam sambutannya.

Sementara itu, Camat Dagangan, Syahrowi mengatakan, Festival Grebeg Sewulan berlangsung selama dua hari, yakni 13 hingga 14 September 2019.

Selain menampilkan beragam kesenian, di antaranya dongkrek dan seni beladiri, juga akan digelar Kirab Pusaka, Fashion Show, Pameran Batik dan Theater Sejarah Babad Sewulan, pagelaran musik Karangtaruna Desa Sewulan dan karawitan.

Festival Grebeg Sewulan, Kecamatan Dagangan merupakan acara kebudayaan yang baru pertama kali
digelar. Tujuan dari festival ini agar masyarakat lebih memahami, mencintai budaya peninggalan leluhur bangsanya.

"Peninggalan leluhur kita itu memiliki nilai filosofi tinggi dan merupakan jati diri bangsa. Suatu bangsa jika kehilangan jati dirinya, berarti terjajah jiwa raganya dan tidak memiliki kebanggaan sebagai sebuah bangsa," imbuhnya. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved