Puluhan Komunitas Ngamen Amal di Kediri Untuk Bocah Penderita Tumor Colli

Ngamen Amal untuk Rian Ikana Putra (12) pelajar kelas 6 SDN Tengger Kidul 1, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri

Puluhan Komunitas Ngamen Amal di Kediri Untuk Bocah Penderita Tumor Colli
(Surya/Didik Mashudi)
Rian Ikana Putra penderita tumor coli di leher untuk sementara menjalani rawat inap di RSUD Pare, Sabtu (14/9/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Puluhan kelompok komunitas dan relawan bakal menggelar Ngamen Amal untuk Rian Ikana Putra (12) pelajar kelas 6 SDN Tengger Kidul 1, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri yang menderita tumor colli di bagian leher sebelah kiri.

Ngamen amal bakal di gelar di arena Car Free Day (CFD) Jl Dhoho serta Perempatan Alun-alun Kota Kediri, Minggu (15/9/2019).

Kegiatan Ngamen Amal ini melibatkan puluhan relawan dari Kediri dan sekitarnya. Kelompok komunitas dan relawan ini prihatin dengan penderitaan Rian yang masih belum ditangani petugas medis.

Beberapa kali pasien menjalani pemeriksaan, namun belum mendapatkan obat. Sementara tumor colli di bagian lehernya semakin hari juga semakin membesar sebesar bola kecil dan mengakibatkan rasa sakit dan nyeri.

Tumor colli yang tumbuh sejak tiga bulan terakhir telah membesar hingga penderita sulit beraktifitas.

Saat ini Rian menjalani perawatan kesehatannya di RSUD Pare. Para relawan membawa pasien rawat inap di rumah sakit setelah pulang dari menjalani pemeriksaan di RSSA Malang.

Sesuai rencana operasi pengangkatan tumor colli di leher Rian bakal dilakukan tim medis RSSA Malang. Rian merupakan pasien rujukan dari RSUD Pare.

Pengakuan Dukun Kediri Cabuli Bocah 5 Tahun, Gemas saat Lihat Korban Ganti Baju di Depannya

Hasil Madura United Vs Barito Putera 2-2, Laskar Sape Kerrab Putus Raihan Kemenangan Laga Kandang

KPK Terancam Lumpuh, Haris Azhar: Salah Pimpinan KPK Juga

Arif Witanto, pegiat Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim menyebutkan, para relawan menggelar Ngamen Amal untuk membantu pembiayaan bagi keluarga Rian.

"Adik Rian ini sudah beberapa menjalani pemeriksaan di Malang. Namun sejauh ini belum diberi obat-obatan dan setelah diperiksa pasien dipulangkan lagi," ungkap Arif Witanto kepada Tribunjatim.com.

Karena merasa prihatin para relawan kemudian membawa Rian untuk menjalani rawat inap di Ruang Tanjung RSUD Pare.

Sementara untuk biaya bolak balik pasien dan keluarganya dari Kediri ke Malang juga banyak dibantu relawan mulai tempat singgah hingga kendaraan ambulan yang mengantar dan menjemput pasien.

Sementara persiapan Ngamen Amal telah dilakukan dengan menyiapkan benner yang akan dipajang di arena CFD. Termasuk kotak amal untuk menghimpun bantuan dari masyarakat juga telah disiapkan.

Pada acara Ngamen Amal akan digelar teatrikal, baca puisi, serta hiburan musik. Hasil dari donasi Ngamen Amal bakal diberikan untuk keluarga Rian.(dim/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved