Rumah Politik Jatim

Peserta Difabel Ikut Test Bakal Calon Kepala Daerah, DPD PDI Perjuangan Jatim Merespons, Terbuka?

Terdapat suasana berbeda saat fit and proper test bakal calon kepala daerah yang dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jatim.

Peserta Difabel Ikut Test Bakal Calon Kepala Daerah, DPD PDI Perjuangan Jatim Merespons, Terbuka?
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kusbandono (Batik, Kanan) saat mengikuti rangkaian fit and proper test di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Rabu (18/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terdapat suasana berbeda saat fit and proper test bakal calon kepala daerah yang dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jatim.

Satu peserta diantaranya merupakan peserta difabel yang tampak mengikuti gelaran fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim di Jalan Raya Kendangsari Surabaya, Rabu (18/9/2019).

Dia adalah Kusbandono, seorang aktivis difabel yang berniat maju pada Pilkada Jember 2020.

Kusbandono nampak duduk diantara deretan kursi bakal calon kepala daerah yang mengikuti fit and proper test di DPD PDI Perjuangan Jatim.

12 Pendaftar Bakal Calon Kepala Daerah Jember Ikut Fit and Proper Test, PDIP Sudah Kantongi Nama

Kejati Jatim Panggil Politisi PDIP Wulang Suhardi, Terkait Dugaan Korupsi KUR Bank Jatim Jombang

PDIP Jatim Dapat 129 Pendaftar Calon Kepala Daerah, Akan Ada Fit and Proper Test 2 Hari

Dengan memakai kemeja batik, pria dengan sapaan akrab Cak Kus itu, tampak serius mengikuti seluruh rangkaian proses fit and proper test bersama bakal calon kepala daerah dari berbagai daerah di Jatim.

Cak Kus, banyak ditemani oleh pendukung loyalisnya yang setia menunggu di luar ruangan, Cak Kus mayoritas didukung oleh aktivis di Kabupaten Jember.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari mengungkapkan, dengan keikutsertaan Cak Kus dalam fit and proper tes, menunjukkan Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu membuka ruang lebar bagi siapapun yang ingin maju menjadi kepala daerah.

"Sampai difabel saja kita terima," kata Sri Untari saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi menambahkan, pihaknya tidak mempersoalkan latar belakang bakal calon yang ingin maju sebagai kepala daerah.

Senyampang, melengkapi persyaratan, pihaknya menerima, namun tetap pada akhirnya keputusan rekomendasi berada di DPP PDI Perjuangan.

"PDI Perjuangan dengan latar belakang mereka, boleh-boleh saja, sepanjang memenuhi syarat," ucap Kusnadi.

Kusbandono atau Cak Kus, merupakan aktivis difabel yang kini berniat maju dalam gelaran Pilkada Kabupaten Jember 2020.

Cak Kus memilih mendaftar lewat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember.

Kusbandono dikenal sebagai aktivis sejak mahasiswa, dia kerap menyuarakan hak-hak difabel di Jember. Cak Kus mendaftar sebagai pembuktian keseriusan difabel di dunia politik.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved