Polisi Pastikan Sopir Pikap yang Terbakar di Kota Blitar Telah Pindah BBM dari Tangki ke Jerigen

Satreskrim Polres Blitar Kota masih menyelidiki peristiwa kebakaran mobil pikap bermuatan jerigen berisi BBM di Jalan Cemara, Kota Blitar.

Polisi Pastikan Sopir Pikap yang Terbakar di Kota Blitar Telah Pindah BBM dari Tangki ke Jerigen
Surya/samsul hadi
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kebakaran mobil pikap, di Jl Cemara, Kota Blitar, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota masih menyelidiki peristiwa kebakaran mobil pikap bermuatan jerigen berisi BBM di Jalan Cemara, Kota Blitar.

Polisi memastikan sopir mobil, Yustanto (45), sedang memindahkan BBM dari tangki mobil ke jerigen plastik di lokasi kebakaran.

"Kami sudah memeriksa sopir dan beberapa petugas SPBU di Jl Cemara. Saat mobil terbakar, sopir sedang ngetap BBM dari tangki mobil ke jerigen plastik," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono kepada Tribunjatim.com, Rabu (18/9/2019).

Heri mengatakan dari hasil penyelidikan, sopir mobil membeli BBM jenis premium (sebelumnya disebut pertalite) di SPBU Jl Cemara. Dia membeli premium dengan cara mengisi ke tangki mobil. Dia tiga kali bolak balik mengisi premium ke tangki mobil di SPBU itu.

Pertama, sopir mengisi premium di tangki mobil Rp 100.000. Setelah mengisi premium, sopir keluar dan berhenti jarak 100 meter dari SPBU. Di lokasi itu, sopir memindah premium dari tangki mobil ke jerigen.

Pemilik Mobil Pikap yang Terbakar di Kota Blitar Diduga Pindahkan BBM dari Tangki Mobil ke Jeriken

Ditangkap Lagi, Residivis Kasus Sabu-sabu di Kota Blitar Menangis Saat Ditangkap

Bawa Sabu-sabu, Dua Pria Asal Sumenep Madura Ini Diringkus Polisi

Setelah itu, sopir kembali mengisi premium ke SPBU sebesar Rp 50.000. Sopir kembali keluar dari SPBU untuk memindah premium dari tangki mobil ke jerigen plastik. Terkahir, sopir mengisi premium penuh di tangki mobilnya.

"Berdasarkan pemeriksaan kamera CCTV di SPBU, dia tiga kali bolak balik mengisi premium ke tangki mobil di SPBU," ujar Heri.

Menurut Heri, saat memindah premium dari tangki mobil ke jerigen plastik yang ketiga kalinya itu terjadi korsleting listrik di mobilnya. Percikan api menyambar premium yang sedang dipindah dari tangki ke jerigen dan membakar mobil.

"Dia membawa tujuh jerigen plastik, tapi yang sudah terisi premium baru tiga jerigen," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, saat ini, polisi masih berkoordinasi dengan BPH Migas. Polisi ingin meminta penjelasan ke BPH Migas terkait peristiwa itu.

"Kami ingin tahu premium itu BBM bersubsidi atau tidak. Sebab, sopir ini mengaku akan menjual lagi premium yang dibeli dari SPBU," katanya kepada Tribunjatim.com.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Blitar Kota menyelidiki penyebab peristiwa kebakaran mobil pikap bermuatan jerigen berisi BBM di Jalan Cemara, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Senin (16/9/2019).

Mobil pikap dengan Nopol AG 8319 KG itu dikemudikan, Yustanto (45), warga Dusun Bendil Putih, Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Yustanto baru saja membeli pertalite di SPBU, Jl Cemara Kota Blitar. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved