Berita Entertainment
Sinopsis 'Ishq Mein Marjawan' Episode 66 Rabu, 25 September 2019, Tayang di ANTV
Sinopsis 'Ishq Mein Marjawan' episode 66 Rabu, 25 September 2019, tayang di ANTV.
Sinopsis 'Ishq Mein Marjawan' episode 66 Rabu, 25 September 2019, tayang di ANTV.
TRIBUNJATIM.COM - Penasaran bagaimana kelanjutan "Ishq Mein Marjawan" di ANTV?
Jangan lupa saksikan keseruan cerita Ishq Mein Marjawan setiap hari, tayang di ANTV, pukul 12.30 WIB.
Tribun Padang rangkumkan sinopsis Ishq Mein Marjawan episode 66, tayang Rabu, 25 September 2019, dilansir dari intifilm.
• Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode 65 Selasa, 23 September 2019, Tayang di ANTV
Sinopsis Ishq Mein Marjawan episode 66
Vasundhara memberikan gelang pada Tara. Dia meminta pelayan untuk membawa selendang merah agar bisa melakukan aarti. Pelayan itu mengatakan sudah larut malam.
Deep menamparnya dan mengatakan jangan berani mengatakan tidak pada ibuku, bawa apa yang dia minta. Tara berkata aku sangat senang memiliki ibu mertua sepertimu.
Vasundhara berkata Deep akan selalu merawatnya, berjanjilah padaku, kamu akan selalu mencintai dan mendukungnya. Tara berkata mengapa kamu diam saja. Deep berkata aku berjanji.
Arohi masih berlatih. Abhimanyu memintanya untuk berlari lebih cepat.
Vasundhara membuat Tara memakai selendang merah. Dia mengatakan hidup bahagia. Tara menyentuh kakinya dan berkata aku sangat senang memiliki sosok ibu dalam hidupku setelah sekian lama, seseorang yang peduli padaku, aku lelah berkelahi sendirian.
Vasundhara berkata jangan khawatir sekarang, aku disini untukmu. Virat melihat mereka dan bertanya-tanya apa yang dilakukan Tara.
Virat menghentikan Tara dan bertanya game apa yang kamu mainkan sekarang, masalah apa yang kamu bicarakan.
Tara mengatakan ini adalah kartu as kita, berpikir lah bahwa ini adalah momen perubahan hidup ku, Dewa telah memberi ku kesempatan untuk menjalani kehidupan normal dengan Deep sekali lagi. Virat bertanya benarkah. Tara berkata kamu tidak akan mengerti.
Abhimanyu meminta Arohi untuk memecahkan dinding. Arohi mengatakan ini tidak mungkin. Abhimanyu mengatakan hancurkan orang-orangan sawah itu. Arohi mengatakan berhenti, tidak ada yang akan menyentuh orang-orangan sawah kecuali aku, aku yang akan lakukan.
Seorang wanita datang ke sana. Arohi bertanya siapa dia. Seorang pria mengatakan dia adalah Guru Ma, dia adalah guru kita, Abhimanyu belajar segalanya darinya, dia baru pergi selama dua minggu, dia seperti ibu bagi Abhimanyu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sinopsis-ishq-mein-marjawan.jpg)