Hati-hati Yang Sudah Pegang Smart SIM, SIM Bisa Ditarik Jika Poin Habis

Pengguna smart surat izin mengemudi (SIM) harus ekstra hati-hati, sebab dalam chip terdapat poin yang bisa berkurang jika pengguna melanggar lalin

Hati-hati Yang Sudah Pegang Smart SIM, SIM Bisa Ditarik Jika Poin Habis
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM) 

TRIBUNJATIM.COM,GRESIK – Pengguna smart surat izin mengemudi (SIM) harus ekstra hati-hati, sebab dalam chip terdapat poin yang bisa berkurang jika pengguna melanggar lalu lintas.

SIM dapat ditebus kembali dengan tes tulis dan praktik di kantor Satlantas terdekat.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto melalui Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Iptu Bachtiar Arifin mengatakan ada tiga kelebihan dalam smart SIM.

Diantaranya, pertama yaitu 12 poin dalam smart SIM yang bisa diketahui jumlah pelanggarannya. Kedua, bisa digunakan kartu tol serta belanja dan ada aplikasi creative augmented reality education (Care).

Untuk 12 poin akan dikurangi jika pengguna SIM melanggar di jalan raya. Mulai pelanggaran ringan, sedang dan berat. “Pelanggaran ringan nilainya dua poin, pelanggaran sedang tiga poin dan pelanggaran berat lima poin. Jika poinnya habis akan ditarik oleh jajaran kepolisian,” kata Iptu Bachtiar, saat hari pertama pembagian smart SIM kepada pemohon SIM di Kantor Satlantas Polres Gresik, Rabu (25/9/2019).

Alfred Riedl Batal Jadi Pelatih Persebaya, Rendi Irwan Percaya dengan Pelatih Saat ini

Dua Sejoli Gasak Ponsel Milik Pengunjung Mall di Surabaya, Diringkus Polisi Berkat CCTV

Sedangkan untuk yang kedua yaitu sebagai kartu tol dan kartu belanja.

“Di dalam smart SIM bisa diisi saldo uang maksimal dua juta. Itu bisa digunakan untuk belanja dan kartu tol. Yang perlu dihati-hati, yaitu jika kartu ini hilang, bisa digunakan orang lain,” imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara untuk aplikasi tambahan yaitu aplkasi Care bisa diunduh melalu androd di play store. Aplikasi Care ini hasil inovasi Satlantas Polres Gresik yang digunakan secara nasional di smart SIM.

“Kemudan pemohon SIM bisa melihat video edukasi tentang larangan-larangan saat berkendara. Tapi harus ada media brosur yang diperoleh saat mengurus SIM,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Hari pertama Smart SIM yang baru dibagikan kepada pemohon SIM di Satlantas Polres Gresik jumlahnya sudah mencapai 500 buah lebih. Salah satunya yang mendapat smart SIM yaitu Nurulia Farahdila (20), warga Perumahan Pondok Menganti Indah, Kecamatan Menganti Gresik.

Untuk mendapat Smart SIM, Nurulia harus mengikuti tes praktik berkendara kendaraan bermontor sebanyak 5 kali. Oleh karena itu, sangat senang bisa mendapat SIM.

“Rasanya senang dan bangga bisa mendapat SIM setelah lima kali ujian praktik mengendarai motor,” kata Nurulia. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved