Belasan Tahun Dirantai, Misno Dilarang Ikut Dinas Kesehatan Kediri ke Rumah Sakit Jiwa

Rencana Dinas Kesehatan Kediri bersama relawan membawa Misno (40), warga Kecamatan Puncu ke rumah sakit jiwa akhirnya kandas, Kamis (26/9/2019).

Belasan Tahun Dirantai, Misno Dilarang Ikut Dinas Kesehatan Kediri ke Rumah Sakit Jiwa
Surya/didik mashudi
Misno, warga Desa/Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri penderita gangguan jiwa sudah belasan tahun dirantai gagal dirujuk ke rumah sakit jiwa, Kamis (26/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Rencana Dinas Kesehatan Kediri bersama relawan membawa Misno (40), warga Kecamatan Puncu ke rumah sakit jiwa akhirnya kandas, Kamis (26/9/2019).

Penyebabnya, keluarga Misno sejauh ini tidak memperbolehkan petugas membawa Misno dirujuk ke rumah sakit jiwa.

Upaya negosiasi dan memberikan pengertian kepada pihak keluarga juga berakhir kandas.

Usaha membebaskan Misno dari ikatan rantai di kakinya kahirnya kandas.

(14 Pengemis Hingga Gangguan Jiwa Kena Razia Satpol PP Kota Kediri, Didata & Dibawa ke Barak Sosial)

Misno sendiri masih dinilai cukup normal dan bisa diajak berkomunikasi. Namun jika gangguan jiwanya kambuh, Misno membahayakan keluarga dan tetangganya.

Selama ini Misno oleh keluarganya ditempatkan di bangunan gubuk yang terpisah dengan rumah induk keluarganya.

Sehari-hari, Misno dirawat kedua kakaknya Ponijan dan Juwariyah.

Kedua kakinya juga dipasang rantai yang diberi gembok dengan posisi terikat pada balok kayu.

Sehingga praktis Misno hanya bisa duduk atau tiduran di kasur dan bantal yang telah lusuh.

Di bangunan gubuk juga disiapkan lokasi untuk MCK bagi penderita. Namun Misno lebih banyak menghabiskan waktunya dengan tiduran.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved