Surabaya Menggugat
Mahasiswa Unesa Bantah Aksinya Ditunggangi Kepentingan Tertentu, Murni Dari Hati
Sekelompok mahasiswi dari Unesa (universitas Negeri Sirabaya) menegaskan bahwa aksi ini murni dari hati mereka.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa demo dari mahasiswa ditunggangi oleh kepentingan tertentu dibantah oleh para mahasiswa yang ikut berdemo menolak RUU KUHP dan RUU KPK di depan Gedung DPRD Jatim.
Sekelompok mahasiswi dari Unesa (universitas Negeri Sirabaya) menegaskan bahwa aksi ini murni dari hati mereka.
Mahasiswa yang mayoritas semester lima ini mengaku mereka turut prihatin dengan kondisi saat ini.
"Kami murni mas datang dengan hati nurani. Tidak ada tu ditunggangi kepentingan apapun," ujar Devu seorang pendemo, Kamis, (26/9/2019).
Devi dkk membentangkan spanduk dengan tulisan yang cukup menggelitik diantaranya terbentang spanduk "Aku Mrene Demi Pitikku (Aku Kesini demi ayamku)".
• Ketua DPRD Jatim Temui Mahasiswa, Janji Akan Teruskan Aspirasinya
• Cara Polisi Hadapi Demo Mahasiswa Surabaya, Tak Pakai Peluru Karet hingga Ada Pasukan Asmaul Husna
Lalu ada juga spanduk bertuliskan Didi Kempot "Pamer Bojo" DPR "Pamer Kebodohan".
Mereka seakan tak peduli dengan panasnya terik matahari, mereka lantang menyuarakan penolakan RUU tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-mahasiswa-bentang-spanduk-saat-demo-di-dprd-srabaya.jpg)