Deretan Wisudawan Terbaik ITN Malang, Ada yang Rancang Sistem Akta Cerai Anti Konflik
Satu wisudawan terbaik Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) adalah Muhamad Ightana Hakim Ilmi dari Prodi Teknik Informatika.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Ia merasa selama kuliah di ITN, teman-temannya juga membantunya. Meski di awal masuk, ia merasa minder dan bingung.
Ayahnya yang mendukung kuliahnya juga memberitahu kondisinya pada pihak kampus.
Awalnya ia ingin masuk Teknik Arsitektur. Tapi kemudian diarahkan ke Teknik Informatika karena kondisinya.
Setelah lulus kuliah, ia punya keinginan untuk menjadi ASN. Namun usaha yang linier dengan ilmunya.
Agar para tuna rungu juga mendapat penghasilan.
Adapun Wisudawan lainnya yaitu Titis Intan Permatasari dengan IPK 3,54. Ia dari Teknik Industri S1, Fakultas Teknik Industri.
Skripsinya tentang "Analisa Peningkatan Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode SWOT dan Service Quality di PDAM.
Kemudian Lathifatul Ilya (Ulya), Teknik Kimia S1 Fakultas Teknik Industri dengan IPK 3,83.
Penelitian tugas akhirnya adalah pembuatan mixed vegetables jelly serbuk yang tinggi kandungan vitamin C dengan variasi komposisi sayur dan suhu pengeringan.
Sedang Ayu Lutfi Novitasari dari Teknik Informatika S1 dengan IPK 3,81 mengerjakan skripsinya berupa aplikasi pengenalan senjata tradisional Indonesia menggunakan augmented reality berbasis android.
(Kisah Maria Lidwina #4 - Wisudawan Tertua Unusa, Komitmen Majukan PAUD Jadi Ladang Amal di Dunia)
Kemudiam Johan Dwi Purnomo dengan IPK 3,30 dengan masa studi tiga tahun di Teknik Industri D3. Ia melakukan perancangan alat mencetak mie otomatis.
"Ide menggarap ini karena di Malang banyak kuliner mie," jawab Johan.
Menurut Joha, mesin pencetak mie sudah banyak di pasarkan. namun sebagian besar dibandrol dengan harga terlalu tinggi untuk usaha kecil.
Bila di pasaran, mesin pencetak mie dijual sekitar Rp 10 Jutaan, mesin bikinannya kurang lebih bisa dibandorl sekitar Rp 5 Jutaa.
Alat pencetak mie ini dinilai akan mempermudah produsen mie kelas bawah meningkatkan produksinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/m-ightana-hakim-ilmi-mahasiswa-itn-malang-sekaligus-wisudawan-di-itn-malang.jpg)