Breaking News:

Proyek Jembatan Joyoboyo: Areal Kios Penjual Atribut Polisi Mulai Diukur, Pedagang Mulai Cemas

Sejumlah pedagang yang mayoritas menjual kostum petugas berwajib di tepi Jalan Raya Wonokromo tak lama lagi harus hengkang dari tempat itu.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Suasana toko penjual atribut militer di Jalan Raya Wonokromo, Surabaya, yang ramai pembeli menjelang peringatan Hari Pahlawan, Kamis (8/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah pedagang yang mayoritas menjual kostum petugas berwajib di tepi Jalan Raya Wonokromo tak lama lagi harus hengkang dari tempat itu.

Mereka harus dipindahkan untuk mendukung pembangunan proyek Pembangunan Jembatan Joyoboyo baru yang diklaim lebih megah.

Beberapa waktu lalu sudah ada tim yang mengukur ruas jalan sekaligus  luasan setiap kios pedagang atribut TNI, Polisi, dan aparat ini.

Kedatangan tim itu diakui pedagang sempat membuat panik.

(Jembatan Joyoboyo Baru akan Dibangun Oktober Ini, Pedagang Seragam Aparat Dapat Kompensasi)

"Kamis kemarin ada tukang ukur-ukur. Meski kios ini adalah dapur saya, Saya manut kalau digusur untuk proyek Pemerintah," kata Munir, salah satu pedagang kios, Senin (30/9/2019).

Para pedagang sudah merasa nyaman dan banyak pelanggan. Berada di tepi jalan sehingga akses pembeli di lokasi ini lebih mudah.

Selain itu, lokasi itu juga sudah dikenal masyarakat sebagai tempat menjual atribut petugas keamanan lengkap. 

Munir mengaku sudah berjualan sejak 1979. Dia juga membeli lahan di situ sehingga bisa mendirikan kios seragam dan atribut TNI ini.

Pedagang ini tak mempersoalkan jika dirinya harus pindah karena ada proyek Infrastuktur kota, membangun jembatan Joyoboyo

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved