Keluarga Anas Belum Mau Maju di Bursa Calon Bupati Banyuwangi , Alasannya ini

Anggota keluarga Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, ramai dikabarkan akan maju dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi 2020.

Keluarga Anas Belum Mau Maju di Bursa Calon Bupati Banyuwangi , Alasannya ini
SURYA/HAORRAHMAN
Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dalam sebuah acara di Pemkab Banyuwangi. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Anggota keluarga Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, ramai dikabarkan akan maju dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi 2020.

Di antaranya istri Anas, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dan adiknya Mufti Aimah Nurul Anam.
Namun menurut Anas, keluarganya saat ini tidak ada yang mau maju dalam bursa calon bupati Banyuwangi.

“Tidak. Sekarang tidak ada yang daftar. Istri saya tidak mau. Anam juga baru saja dilantik sebagai DPR RI," kata Anas.

Bahkan Anam baru saja terpilih sebagai lulusan terbaik Lemhanas di Jakarta.

"Ini juga bisa disebut mewakili Banyuwangi, yang tidak kalah prestasinya,” kata Abdullah Azwar Anas kepada Tribunjatim.com.

Cegah Gesekan Antar Pendekar, Polres Tulungagung akan Aktifkan Kembali Satgas Perguruan Pencak Silat

Mobil Avanza Milik Warga Wonokromo Raib, Pemilik: Sengaja Diparkir di Depan Rumah, Hilang Tadi Subuh

Heboh Jasad Sopir Tergantung di Bak Truk, Video dan Foto Viral di Media Sosial, Diduga Bunuh Diri

Dani dan Anam selama ini ramai dibicarakan akan menjadi suksesor Anas yang telah memasuki periode kedua sebagai bupati.
Belakangan Dani terlihat lebih sering mendampingi Anas dalam berbagai agenda Pemkab Banyuwangi. Dani juga beberapa kali membuka acara yang digelar Banyuwangi.

Sementara Anam juga santer dikabarkan maju Pilkada Banyuwangi. Mengingat sejarah Anas yang maju sebagai bupati Banyuwangi juga berasal dari anggota DPR RI sebelumnya.

"Tidak, tidak ada yang mau," kata Abdullah Azwar Anas kepada Tribunjatim.com.

Saat ini dari di lingkungan Pemkab Banyuwangi terdapat tiga pejabat yang telah menyatakan diri akan maju dalam bursa calon bupati.

Mereka adalah Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiyatmoko; Plt Kepala Dinas Perhubungan, Ali Ruchi, dan Direktur Rumah Sakit Genteng, dr Taufik Hidayat.

Menurut Anas semua orang berhak untuk mencalonkan diri.

"Semua orang bisa menjadi bupati Banyuwangi. Itu hak mereka untuk menclonkan diri," tambah Anas. (haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved