Pria Jember Pergoki 4 Pelaku Curi Janur Kelapa, Saling Berkelahi Pakai Sajam Hingga Tewas Seketika

Pria Jember Pergoki 4 Pelaku Curi Janur Kelapa, Saling Berkelahi Pakai Sajam Hingga Tewas Seketika.

Pria Jember Pergoki 4 Pelaku Curi Janur Kelapa, Saling Berkelahi Pakai Sajam Hingga Tewas Seketika
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal 

Pria Jember Pergoki 4 Pelaku Curi Janur Kelapa, Saling Berkelahi Pakai Sajam Hingga Tewas Seketika

TRIBUNJEMBER.COM, SUMBERJAMBE - Polisi menangkap dua orang dalam kasus pencurian janur kelapa di Desa Pringgondani Kecamatan Sumberjambe Jember. Satu orang lagi tersangka masih dalam pengejaran.

Dua orang tersangka yang sudah ditangkap adalah Mistar (55) warga Desa Gambiran Kecamatan Kalisat, dan M Arifin (28) warga Desa Garahan Kecamatan Silo. Satu orang yang masih dalam pengejaran adalah KL, warga Desa Gambiran Kecamatan Kalisat.

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua PAC PDIP Kecamatan Patrang Jember

Mantan Anggota DPRD Jember Dikeroyok di Rumah Karaoke Hingga Pingsan, 6 Pelaku Diringkus Polisi

Aliansi Mahasiswa Jember Masih Bertahan di Gedung Dewan

Pencurian janur kelapa itu terjadi pada Senin (30/9/2019) malam. Ada empat orang yang mencuri janur kelapa di kebun milik Fausi, warga Desa Pringgondani Kecamatan Sumberjambe itu. Satu orang yakni Abduh (30), tewas di sebuah rumah sakit di Jember.

Pencurian janur ini tidak hanya menewaskan dari kelompok pencuri, namun juga seorang warga yang menggagalkan aksi pencurian yakni Nijo (50) warga Desa Pringgondani Kecamatan Sumberjambe.

Pencurian janur kelapa itu terjadi pada Senin (30/9/2019) malam. Keempat orang pencuri mengendarai dua buah sepeda motor. Mereka mengambil janur dari kebun kelapa milik Fausi hingga terkumpul beberapa bendel. Pencurian itu dipergoki oleh Nijo, yang ketika itu sedang mencari burung.

Melihat tumpukan janur, Nijo pun merusak janur-janur tersebut. Perbuatan itu membuat marah empat orang pencuri itu. Keempat orang itu, kemudian menghadang Nijo. Terjadi perkelahian. Mistar yang membawa pisau menusuk Nijo. Nijo melawan memakai celurit.

Nijo tewas di lokasi kejadian akibat tusukan pisau. Sedangkan, Abdul yang terkena sabetan celurit Nijo tewas di sebuah rumah sakit.

Setelah peristiwa itu, ketiga orang itu melarikan diri. Belakangan, Mistar dan Arifin ditangkap Tim Buser Polres Jember. Sedangkan KL masih dalam pengejaran.

"Dua orang sudah ditangkap. Jadi korban yang meninggal memerhoki pencurian, kemudian ada perlawanan. Korban meninggal, dan satu orang tersangka juga meninggal," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, Rabu (2/10/2019).

Komplotan pencuri janur itu masih memiliki hubungan kekerabatan. Abduh yang tewas merupakan anak dari Mistar. Sedangkan KL yang masih DPO merupakan adik Abduh, juga anak Mistar.

"Satu orang masih DPO," imbuh Alfian.

Mereka yang tertangkap dijerat memakai Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved