Big Bad Wolf 2019 Sehari Bersama Pengusaha Jasa Titip di Surabaya, Begini Kerja, Suka dan Dukanya
Event bazar besar semacam Big Bad Wolf 2019 Surabaya turut memunculkan bisnis-bisnis kecil baru.
Penulis: Anugrah Fitra Nurani | Editor: Melia Luthfi Husnika
"Ya gitu itu, kalau misal pelanggan pesan buku yang kita foto sudah tadi, ya kita balik ke tempat buku yang kita foto tadi," ucap Vonny tertawa.
Tak heran Vonny dan Wartawan Tribun Jatim.com harus berputar-putar ke tempat yang sama.
Tak jarang pula Vonny harus berebut buku menarik dengan barisan pengusaha jastip lainnya
"Pastikan, kalau bukunya sudah kita ambil ke keranjang, kita segera kabari pembelinya. Takutnya, kalau kita lama nggak ngerespon, pembelinya batal beli," ucap Vonny.
Hal ini pula yang sempat terjadi padanya hari ini.
Koneksi internet ponselnya sempat terputus dan membuatnya tak bisa aktual mengirimkan kabar.
"Ada pembeli yang batalin pesanannya, karena kita lama kasih kabar" ucap Vonny pasrah.
Setelah merasa cukup berburu dalam sehari, Vonny akan merekap hasil pembelian dan memastikan para pelanggan sudah membayar.
Perlu kamu ingat, fee yang pelanggan sudah bayarkan belum termasuk ongkir.
Pelanggan akan menambah total belanjaan titipan mereka dengan ongkir sesuai alamat masing-masing.
"Setelah semuanya bayar, baru kita bayar di kasir," ucap Vonny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jasa-titip-di-big-bad-wolf-2019-surabaya.jpg)