Liga Indonesia

Gresik United Kerap Kalah, Fans Demo ke DPRD Pertanyakan Kinerja PT Persegres Joko Samudro

Ribuan suporter Gresik United unjuk rasa di gedung DPRD Gresik. Mereka menuntut manajemen PT Persegres Joko Samudro melepaskan pengelolaan club

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Anugrah Fitra Nurani
SURYA/M Sugiyono
Suporter Gresik United menyalakan flare saat unjuk rasa di depan gedung DPRD Gresik. Massa meminta pertanggungjawaban pengelolaan sepak bola Persegres Gresik United yang selalu kalah dalam pertandingan hingga level tiga, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ribuan suporter Gresik United unjuk rasa di gedung DPRD Gresik.

Mereka menuntut manajemen PT Persegres Joko Samudro menyerahkan pengelolaan sepak bola ke suporter.

Para suporter menilai bahwa pengelolaan sepak bola di Gresik saat ini tidak proporsional, sebab selalu kalah dalam pertandingan.

Massa suporter Gresik United bergerak dari markas di Jl Proklamasi Gresik, kemudian mengendarai motor menuju gedung DPRD Gresik Jl Wachid Hasyim.

(Kondisi Venue Grup B Liga 1 Putri 2019 Banyak Diprotes, Manajer Persebaya Putri: Kami Memaklumi)

Dalam unjuk rasa tersebut, massa meminta wakil rakyat di DPRD Gresik menyelamatkan persepakbolaan yang dikelola PT Persegres Joko Samudro.

Setelah bergantian berorasi, akhirnya perwakilan pengurus suporter Gresik United dimediasi oleh Komisi IV DPRD Gresik.

Rapat mediasi ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Muhammad dan dihadiri jajaran Pimpinan Ketua DPRD, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Gresik, pengurus PSSI Kabupaten Gresik, pengurus Koni dan pengurus Suporter Gresik United.

Mediasi ini berjalan alot penuh kekecewaan karena manajemen PT Persegres Joko Samudro tidak hadir.

Akhirnya forum menyetujui permintaan suporter Gresik United. Yaitu, Persegres Gresik United tidak boleh bermain di Gresik.

Terutama di lapangan gelora Joko Samudro (GJS) Jl Veteran Kecamatan Kebomas.

Selain itu, pengurus Suporter Gresik United meminta agar manajemen PT Persegres Joko Samudro didatangkan ke DPRD Gresik untuk menjelaskan pengelolaan club Persegres Gresik United.

Sebab, manejemen PT Persegres Joko Samudro masih mangkir dari undangan DPRD Gresik.

(Isi Jeda Liga 1 2019, Arema FC Bakal Kembali Gelar Latihan Khusus di Pantai Balekambang Malang)

"Para suporter meminta manajemen Persegres Joko Samudro hadir untuk menjelaskan kondisi club Persegres, sebab sekarang ini sepak bola di Gresik degradasi ke liga tiga," ucap pengurus suporter Gresik United.

"Massa siap menunggu sampai sore dan siap menginap di gedung DPRD," tambah Wahab pada Rabu (9/10/2019).

Suporter Gresik United juga meminta PT Persegres Joko Samudro tidak ikut bertanding di semua liga sepakbola, sebab masih ada tunggakan yang belum dibayar ke pemain sepak bola.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved