Lipsus Persebaya
Bonek Lontar Community, Konsisten Tebar Kebaikan
Barawal dari obrolan di warung kopi, melihat banyaknya Bonek di area Lontar, Sambikerep, Surabaya yang sering mbonek (saksikan laga Persebaya)
Penulis: Khairul Amin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Barawal dari obrolan di warung kopi, melihat banyaknya Bonek di area Lontar, Sambikerep, Surabaya yang sering mbonek (saksikan laga Persebaya) tidak terkoordinir.
Membuat Reza bersama rekan terketuk hatinya dan berinisiatif membentuk wadah bersama untuk Bonek yang ada di area Lontar dengan nama Bonek Lontar Community (BLC) pada 20 Februari 2019.
“Sebetulnya Bonek di Lontar sudah ada sejak dulu, hanya saja resmi kami buat komunitas pada awal tahun 2010 lalu,” terang Reza, pembina BLC pada Surya, Senin (14/10).
Awal pembentukan, tambah Reza, hanya terdapat 20 anggota saja, namun seiring berjalannya waktu, BLC saat ini miliki anggota aktif lebih banyak lagi.
“Alhamdulillah saat ini sudah hampir 140 anggota dan semuanya dari berbagai daerah bahkan ada yang dari luar kota,” ucap pria miliki hobi fotografi itu kepada Tribunjatim.com.
Tidak hanya bertambah dari sisi keanggotaan. BLC saat ini terus menjadi garda terdepan setiap kegiatan positif di lingkungan Lontar semua bidang.
“Teman BLC saat ini selalu ikut serta dalam semua kegiatan yang berlangsung di Lontar, khususnya acara keagamaan,” ucapnya kepada Tribunjatim.com.
• Ikut Indonesia Idol, Anak Musisi Legendaris Buat Juri Terpana, Maia: Aku Yes, Udah Gak Usah Nyanyi
• La Nyalla : Kedaulatan PSSI di Tangan Voters
• Tangis Nikita Mirzani Langsung Pecah Saat Alvin Adam Beri Pertanyaan Menohok Soal Orang Tuanya
Satu diantaranya setiap rayakan ulang tahun, BLC rutin berikan santunan untuk adik-adik yatim piatu dikhususkan untuk warga Lontar.
Upaya lain, diantaranya mengawal Lontar juara lomba kampung pendidikan 2017. Juga peringkat kedua kampung literasi 2018.
Upaya itu dijelaskan Reza sebagai usaha BLC mengubah image para orangtua yang selama ini menganggap Bonek itu anarkis.
Dengan aktivitas yang dilakukan saat ini, Reza berharap, para orangtua bisa lebih percaya dan memberikan izin saat anak mereka menjadi Bonek.
“Alhamdulillah selama ini tanggapan warga Lontar Positif. Mungkin saat ini kami masih lakukan di lingkup kampung kami sendiri. Kedepan, kami akan lebih luas lagi menyebar kebaikan,” kata Reza kepada Tribunjatim.com.
Reza berharap, upaya mengubah image positif Bonek juga ikut dijaga secara bersama oleh Bonek dan Bonita yang lain.
“Harapan saya untuk dolor-dolor Bonek kabeh. Baik di Surabya ataupun di luar Surabaya. Percayalah Opo sing mbok tandur iku sing bakal mbok panen,” ucap Reza.
“Saya percaya Bonek-Bonita sejagad sudah mulai dewasa. Tapi mungkin hanya caranya saja yang berbeda dalam mendukung dan mencintai Persebaya,” tambah Reza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-bonek-lontar-community-surabaya.jpg)