1400 Polisi di Jawa Timur Dilibatkan untuk Pengamanan Pelantikan Presiden
Polres Malang Kota melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Selasa (15/10/2019).
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang Kota melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Selasa (15/10/2019).
Simulasi yang digelar di depan Gedung DPRD Kota Malang itu disaksikan langsung oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto.
Kepada Surya, Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan ada 1400 personel yang disiagakan untuk mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.
Jumlah itu dibagi ke setiap Polres yang ada di Jawa Timur.
(Eks DPRD Surabaya Sebut Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin Tak Sesuai UUD 1945: Harusnya Tak Dilantik)
“Jumlah itu nanti disebar ke masing-masing Polres,” ujar Toni ketika berada di Malang, Selasa (15/10/2019).
Kendati sudah dilakukan simulasi, ia berharap tidak ada aksi massa yang dilakukan saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung periode 2019-2024 berlangsung. Apalagi sampai berujung kericuhan.
“Tapi kami tetap siaga. Mana tahu ada demonstrasi,” katanya.
Pantauan Surya di lokasi, ratusan Polwan berkerudung putih serta polisi dilengkapi tameng berjejer di depan Gedung DPRD Kota Malang.
Satu unit mobil water canon dan kawat berduri juga disiagakan seolah siap menghadang massa.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko; Kepala Detasemen B Brimob Pelopor Polda Jatim, AKBP Tedy Puryanto; serta jajaran Kapolres di Jawa Timur hingga Forkopimda Kota Malang turut menyaksikan simulasi pengamanan.
(Eks Anggota DPRD Surabaya Ini Sebut Pelantikan Jokowi-Maruf Tak Sah, Langgar UUD 1945 Pasal 6A)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wakapolda-jatim-brigjen-pol-toni-harmanto-a.jpg)